Dikritik Soal Protokol Kesehatan di KRL, Dirut KAI: Kami Terbuka dan Terima

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meninjau suasana pelayanan GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. PT KAI menegaskan tidak menambah jumlah perjalanan Kereta Api jarak jauh dari Jakarta menjelang masa larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo meninjau suasana pelayanan GeNose C19 di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin, 3 Mei 2021. PT KAI menegaskan tidak menambah jumlah perjalanan Kereta Api jarak jauh dari Jakarta menjelang masa larangan mudik pada 6 sampai 17 Mei 2021. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo meminta penumpang kereta rel listrik atau KRL Jabodetabek mengikuti arahan petugas ihwal penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dia mengajak penumpang disiplin dan konsisten menjalankan protokol kesehatan.

    "Termasuk bila diminta mengikuti tes antigen agar tidak perlu ragu-ragu," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Ahad, 16 Mei 2021.

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengkritik PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter tak profesional dalam mengatur jumlah penumpang KRL Jabodetabek. Akibatnya, terjadi penumpukan dan berpotensi muncul klaster baru Covid-19.

    Didiek menganggap kritikan tersebut sebagai sebuah evaluasi. Dia berujar, pihaknya menerima kritikan Menhub Budi Karya Sumadi dan tetap berupaya menjaga protokol kesehatan di stasiun dan kereta guna mencegah penyebaran Covid-19.

    "PT KAI terbuka dan menerima baik atas evaluasi yang dilakukan oleh Menteri Perhubungan sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan layanan di lapangan," ucap dia.

    Hari ini Didiek bersama jajaran direksi PT KAI dan KAI Commuter meninjau penerapan protokol kesehatan penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

    Baca juga: Dikritik Menhub Tak Profesional, KAI Commuter Lakukan Tes Swab Antigen Acak


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.