Ancol Kembali Buka Hari Ini Setelah Ditutup karena Lampaui Kapasitas Pengunjung

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan lokal terlihat menyaksikan pertunjukan hewan di Ocean Dream Samudra, Ancol, Jakarta Utara pada Jumat, 14 Mei 2021. Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan melarang warga yang tidak mempunyai Kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta memasuki tempat wisata yang ada di DKI itu hingga Ahad, 16 Mei 2021. Tempo/Ryan Maulana

    Sejumlah wisatawan lokal terlihat menyaksikan pertunjukan hewan di Ocean Dream Samudra, Ancol, Jakarta Utara pada Jumat, 14 Mei 2021. Sebelumnya Gubernur DKI Anies Baswedan melarang warga yang tidak mempunyai Kartu tanda penduduk (KTP) Jakarta memasuki tempat wisata yang ada di DKI itu hingga Ahad, 16 Mei 2021. Tempo/Ryan Maulana

    Jakarta - Kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol dibuka kembali hari ini, Selasa, 18 Mei setelah ditutup pada 15-17 Mei 2021. Selama ditutup, manajemen Ancol mengaku mengevaluasi protokol kesehatan dan melakukan persiapan lain agar pelayanan dapat maksimal.

    "Tenaga kami tetap dikerahkan selama tutup beberapa waktu ini untuk pembersihan, disinfektan, perawatan sarana, biota dan satwa," ujar Vice President Tirta (Seaworld Ancol, Ocean Dream Samudra, dan Atlantis Water Adventures), Rika Sudranto dalam keterangan tertulisnya, Senin petang, 17 Mei 2021.

    Manajemen memeriksa marka atau signage dan sarana pendukung protokol kesehatan lain. Persiapan pembukaan kembali Seaword Ancol akan ditambah dengan tampilan layar yang menunjukkan jumlah pengunjung di dalam area

    Rika berharap pengunjung mendukung pelaksanaan protokol kesehatan saat Ancol dibuka lagi hari ini. "Untuk keamanan dan kesehatan bersama."

    Ancol ditutup sementara karena dikritik lantaran banyaknya pengunjung sehingga membuat kerumunan di tempat rekreasi itu. Salah satu kritik itu disampaikan oleh anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Farazandi Fidinansyah.

    Farazandi meminta Dinas Pariwisata DKI Jakarta menutup Ancol hingga masa libur lebaran selesai. Alasannya, karena Ancol dikunjungi hingga 43 ribu orang pada 14 Mei 2021. Pengelola Ancol dianggap lalai dalam menegakkan aturan kapasitas pengunjung 30 persen.

    “Dinas Pariwisata harus tegas menutup Ancol, ini konsekwensi yang harus diterima karena melanggar aturan soal kapasitas kunjungan,” ujar Farazandi.

    Baca: Antisipasi Lonjakan Covid-19, PSI Ingatkan Pemprov DKI Tak Kecolongan Lagi


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi