Gaduh Video Nyanyian di Masjid Istiqlal, Jakarta Youth Choir Minta Maaf

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas PLN melakukan pengecekan arus listrik di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 10 Mei 2021. Prediksi beban puncak listrik saat Hari Raya Idul Fitri 2021 tanggal 13 Mei 2021 yaitu sebesar 3103 MW. Tempo/Tony Hartawan

    Petugas PLN melakukan pengecekan arus listrik di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 10 Mei 2021. Prediksi beban puncak listrik saat Hari Raya Idul Fitri 2021 tanggal 13 Mei 2021 yaitu sebesar 3103 MW. Tempo/Tony Hartawan

    JAKARTA- Jakarta Youth Choir melalui video yang diunggah ke akun Instagram mereka, @jktyourhchoir, meminta maaf terkait video nyanyian Asmaul Husna di Masjid Istiqlal yang belakangan ini ramai dikritik warganet.

    Mereka mengatakan pembuatan video itu semata-mata dalam rangka merayakan kemeriahan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

    "Tapi kami mengakui memiliki pengetahuan yang kurang perihal hal ini sehingga menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat, terutama umat islam," tulis keterangan dala unggahan video pada Selasa, 18 Mei 2021 itu.

    Mereka mengatakan saat merekam video tersebut di Masjid Istiqlal tak ada nyanyian atau iringan musik. Alasanya, suara dan nanyian lagu Asmaul Husna dan hari Lebaran karya Ismail Marzuki itu sudah dilakukan di studio.

    Selain kepada masyarakat, Jakarta Youth Choir juga meminta maaf kepada pengurus Masjid Istiqlal dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Mereka mengatakan peristiwa ini akan menjadi pelajaran agar kesalahan serupa tak diulangi lagi.

    "Sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam, kami JYC memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kekeliruan dan kekhilafan ini," tulis mereka.

    Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta maaf mengenai video kelompok paduan suara Jakarta Youth Choir di Masjid Istiqlal yang dikritik banyak pihak. Menurut Riza, pembuatan video itu semata-mata untuk menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan menunjukkan Jakarta Kota Kolaborasi.

    "Pada kesempatan ini izinkan kami atas nama Pemprov DKI Jakarta memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga khususnya umat Islam yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan video lagu Lebaran dan lagu Asmaul Husna di luar dan di dalam Masjid Istiqlal," ujar Riza dalam video yang diunggah ke akun YouTube miliknya pada Selasa, 18 Mei 2021.

    Usul kegiatan dan lokasi shooting video, kata Riza Patria, datang dari anggota paduan suara. Video itu diunggah ke akun Instagram resmi @dkijakarta dan @arizapatria.

    Menurut Riza, pengunggahan video bukan atas perintahnya maupun Gubernur Anies Baswedan. Begitu dikritik banyak warganet, Riza meminta timnya menghapus video di Masjid Istiqlal itu dari akun Instagramnya. "Tidak ada maksud apapun dari adik-adik kita di Jakarta Youth Choir dalam pembuatan video itu."

    Baca juga: Lomba Paduan Suara di Roma, Jakarta Youth Choir Sabet 4 Medali Emas

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Aman Berkendara dan Beraktivitas di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

    Jika harus keluar rumah, masyarakat wajib waspada dan melindungi diri dari Covid-19. Simak tips aman berkendara saat kasus Covid-19 merajalela.