Tempat Wisata DKI Disebut Tak Patuh Prokes, Wagub: Kami Sudah Maksimal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas mengatur lalu lintas saat penutupan Taman Margasatwa Ragunan  di Jakarta, Ahad, 16 Mei 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas mengatur lalu lintas saat penutupan Taman Margasatwa Ragunan di Jakarta, Ahad, 16 Mei 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta- Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi perihal kepatuhan protokol kesehatan di tempat wisata Ibu Kota paling rendah se-nasional. Menurut Riza, Pemprov DKI telah berupaya semaksimal mungkin untuk memastikan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. 

    “Kami justru sudah melakukan kampanye, sosialisasi, regulasi yang dimungkinkan 50 persen, kita turunkan sampai 30 persen dan pendaftarannya tidak fisik langsung, malah secara online. Dibatasi lagi oleh warga Jakarta dan disiapkan, dihadirkan aparat dari berbagai protokol,” ujar Riza Patria di Balai Kota pada Selasa malam, 18 Mei 2021. "Sesungguhnya kami sudah berusaha semaksimal mungkin."

    Meski begitu, Riza tak menampik kalau di beberapa lokasi wisata memang terjadi kerumunan. Namun, ia memastikan secara umum masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat berwisata. “Laporan dan hasil pengecekan, pemantauan cukup baik, protokol kesehatan di DKI Jakarta cukup baik,” tutur dia. 

    Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan atau Satgas Covid-19 menyebut DKI Jakarta paling rendah akan kepatuhan protokol kesehatan di tempat wisata. "DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kepatuhan protokol kesehatan di tempat wisata yang paling rendah, yaitu hanya sebesar 27 persen orang yang patuh untuk menjaga jarak di tempat wisata," kata juru bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito pada Selasa, 18 Mei 2021.

    Baca juga: Satgas: DKI Jakarta Paling Rendah Kepatuhan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi

    Komitmen Pengelolaan Gambut Lestari di Lahan Konsesi