Latihan Perang Kota di Meikarta. Pangdam Jaya: Sangat Ideal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam sesi foto usai mengikuti wawancara khusus dengan LKBN Antara di Wisma Antara, Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2020. Nama Mayjen TNI Dudung Abdurachman sempat menjadi perbincangan setelah menyatakan pendapatnya mengenai pembubaran ormas Front Pembela Islam atau FPI. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Dudung Abdurachman dalam sesi foto usai mengikuti wawancara khusus dengan LKBN Antara di Wisma Antara, Jakarta, Selasa, 21 Oktober 2020. Nama Mayjen TNI Dudung Abdurachman sempat menjadi perbincangan setelah menyatakan pendapatnya mengenai pembubaran ormas Front Pembela Islam atau FPI. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pangdam Jaya Mayor Jenderal Dudung Abdurachman kemarin memantau jalannya latihan perang kota yang dilakukan prajuritnya di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

    Ia mengatakan, Prajurit Kodam Jaya harus siap mengantisipasi terjadinya situasi buruk yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

    Dudung menyebut uji siap tempur yang digelar pasukan Kodam Jaya itu sekaligus untuk persiapan tugas latihan Batalyon Tim Pertempuran di Baturaja, Sumatera Selatan pada 5 Juni 2021.

    Pemilihan Meikarta sebagai tempat latihan tempur, menurut Dudung karena karakteristik kawasan itu yang memenuhi syarat untuk dijadikan area pertempuran jarak dekat.

    "Di Baturaja nanti karakteristik lokasinya juga mirip seperti di sini. Meikarta sangat ideal, ada gedung-gedung yang belum digunakan, dalam proses pembangunan, sangat cocok untuk pertempuran kota. Kalau dilaksanakan di Jakarta tidak mungkin, kita harus menutup kantor dulu dan sebagainya, sulit sekali," katanya.

    Menurut Dudung Abdurachman, latihan ini disiapkan untuk penanganan kelompok-kelompok kecil di gedung-gedung atau di dalam ruangan. "Tidak serta merta satuan tempur saja, melainkan juga pasukan tembak jarak dekat," kata dia.

    Ia pun mengingatkan kepada para prajuritnya untuk terus menjaga keamanan. "Berlatih terus agar fisik prima, tunjukkan kalian prajurit-prajurit profesional dan pantas sebagai prajurit pilihan yang bertugas di Kodam Jaya," ujar Dudung.

    Dalam latihan perang kota itu Kodam Jaya menerjunkan 992 prajurit TNI. Mereka terdiri atas Satuan Yonif 203/AK dengan kendaraan tempur Panser Anoa, Yonkav 9/SDK yang mengendarai Tank Scorpion, Yonarhanud 10/ABC bersenjatakan Rudal Mistral, Armed 7/105 GS dengan Meriam 155, serta Denzipur 3/ATD yang mengendarai Mobil Jihandak.

    Presiden Direktur Meikarta Reza Jazwin Chatab mengatakan mendukung latihan yang dilakukan prajurit TNI Kodam Jaya tersebut. "Kami dan para penghuni serta pengunjung Meikarta tentu akan semakin merasa terjamin keamanan serta kenyamanannya berkat atensi prajurit Kodam Jaya melalui latihan tempur ini," kata dia.

    Baca juga: Kodam Jaya Gelar Latihan Tempur Kota di Meikarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.