Video Viral Rombongan Pesepeda Gunakan Badan Jalan Sudirman, Ini Kata Polisi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad, 14 Maret 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Sejumlah pesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Ahad, 14 Maret 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Jakarta - Rombongan pesepeda kembali membuat resah pengguna Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.

    Penyebabnya, mereka mengayuh sepeda tak pada tempatnya dan memakan hampir semua bagian jalan umum tersebut, hingga kendaraan sepeda motor dan mobil tak bisa melintas.

    Kejadian ini direkam oleh salah seorang pengguna jalan dan viral di media sosial, karena aparat keamanan menggunakan motor Patwal turut mengawal rombongan tersebut.

    Terkait hal ini, Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo membantahnya. 

    ADVERTISEMENT

    "Sudah saya cek, bukan anggota saya. Motornya tidak ada list birunya, hanya putih polos, dan sepertinya pelat nomor merah," ujar Sambodo saat dikonfirmasi, Jumat, 21 Mei 2021. 

    Sementara itu Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Komisaris Argo Wiyono menjelaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan perintah pengawalan rombongan pesepeda itu. Ia mengatakan pihak yang melakukan pengawalan kemungkinan besar berasal dari instansi lain.  

    "Bisa jadi dari Dinas Perhubungan," kata Argo.  

    Dalam video viral, para pesepeda yang jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan orang mengokupansi hampir seluruh badan Jalan Sudirman dari arah Semanggi menuju Bundaran Senayan, Jakarta Pusat. Mereka terlihat mengayuh sepeda jenis sport pada pukul 06.30 pagi tadi.  

    Tindakan para pesepeda itu kemudian diprotes oleh pengguna kendaraan mobil yang tak bisa melintas. Perekam video mengatakan seharusnya para pesepeda tidak menggunakan badan jalan, karena Pemprov DKI telah menyediakan jalur khusus sepeda. 

    "Hari Jumat pagi, gimana ini? Ada Patwalnya juga, aduh," ujar perekam video viral mengomentari para pesepeda tersebut. 

    Baca juga : Nasib Pesepeda: Jalur Sepeda Permanen Sudirman-Thamrin Bakal Dihapus 

    M JULNIS FIRMANSYAH 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.