HUT Ibu Kota ke-494, Ini Alasan Anies Baswedan Pilih Tema Jakarta Bangkit

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kampung tersebut sebelumnya dilanda kebakaran. Dok: Humas Pemprov

    Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri peletakan batu pertama revitalisasi Kampung Kwitang, Jakarta Pusat, pada Rabu, 31 Maret 2021. Kampung tersebut sebelumnya dilanda kebakaran. Dok: Humas Pemprov

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil tema Jakarta Bangkit dalam perayaan HUT Ibu Kota ke-494 pada 22 Juni 2021. Anies mengatakan tema itu dipilih sebagai refleksi dari kondisi Kota Jakarta di tengah pandemi Covid-19. 

    Menurut Anies, pada tahun lalu kegiatan sosial, ekonomi, dan kebudayaan di Jakarta turun akibat pandemi Covid-19

    “Tahun ini kita bayangkan sebagai tahun di mana kita mulai bangkit ke depan, kegiatan perekonomian mulai meningkat, aktivitas sosial kembali meninggi, aktivitas kebudayaan kembali bermunculan,” kata Anies dalam acara Pencanangan HUT Jakarta ke-494 di Balai Kota DKI pada Senin, 24 Mei 2021. 

    Anies Baswedan mengatakan, saat dalam kondisi yang turun ini warga Jakarta bertahan dan tangguh, sementara tahun ini kondisi mulai bangkit. Beberapa indikasi yang menunjukkan kebangkitan ini adalah munculnya imunitas kolektif lewat vaksinasi secara bertahap dan warga yang sebelumnya terjangkit Covid-19 telah memiliki imunitas terhadap virus corona. 

    "Di sinilah kita mulai bangkit. Kami berkeyakinan Jakarta akan bangkit. Dan Jakarta besok akan lebih baik daripada sebelum pandemi karena kita terlatih dengan tantangan yang tidak kecil ini,” tutur dia. 

    Pada ulang tahun Jakarta ke-493 tahun lalu, tema yang diambil adalah Jakarta Tangguh. Saat itu, Pemprov DKI Jakarta menggelar serangkaian acara virtual lantaran tengah berada dalam kondisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. Perayaan itu berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang digelar di area terbuka dan mengundang banyak massa. 

    Baca juga: Taufik Gerindra Bantah Anies Baswedan Dapat Hadiah Rumah Mewah: Bukan Seleranya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.