Anies Baswedan: Buktikan Gratifikasi Rumah Mewah dari Pengembang Reklamasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Mei 2021. Tempo/M Yusuf Manurung

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Mei 2021. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, JakartaGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menantang agar ada yang bisa menunjukkan bukti gratifikasi rumah mewah untuknya dari pengembang reklamasi. "Saya tidak perlu membuktikan, yang membuktikan yang menuduh. Di mana lokasinya, nomornya seperti apa," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin, 24 Mei 2021.

    Anies mengatakan hal itu menjadi kesempatan media untuk membuktikan keabsahan informasi mengenai gratifikasi yang diberikan pengembang reklamasi.

    Foto sebuah rumah mewah dengan narasi rumah itu sebagai imbalan pengembang kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berseliweran  di media sosial berseliweran, 
    sepanjang Sabtu, 22 Mei 2021.

    Dalam foto-foto yang disebar secara masif, rumah mewah itu disebut berlokasi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
    Namun, isu yang sudah terlanjur tersebar itu dibantah oleh penelusuran founder Drone Emprit, Ismail Fahmi yang melacak sumber foto yang dibagikan.

    Aplikasi Drone Emprit yang merupakan sebuah sistem berfungsi memonitor dan menganalisa media sosial berbasis "big" data. Dari penelurusan itu, didapatkan fakta bahwa foto itu dicomot dari sebuah situs jual beli rumah.

    Lokasi rumah yang dikabarkan diberikan kepada Anies Baswedan berada di Cipayung Jakarta Timur, bukan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan seperti yang dinarasikan. “Tutorial cara mengetahui sumber foto: - install extension Reverse Image search - klik kanan foto yg mau dicek, pilih All Search Engine - lihat Tab Yandex, lihat daftar gambar yg mirip - ketemu sumber aslinya: dari http://Rumahdijual.com," tulis Ismail Fahmi di akun Twitternya, Sabtu, 22 Mei 2021.

    Baca: Anies Baswedan Buka Suara Soal Tuduhan Gratifikasi Rumah Mewah dari Pengembang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.