Kasus-kasus Pembunuhan dan Penganiayaan di Hotel dan Apartemen

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. shutterstock.com

    Jakarta - Meski umumnya memiliki sistem penjagaan yang relatif baik, hotel dan apartemen kerap menjadi tempat pembunuhan atau penganiayaan. Di kawasan Jabodetabek, kasus seperti banyak terjadi. Berikut adalah catatan Tempo tentang kasus-kasus itu.

    1. Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel Menteng

    Ida Wasila Anata, 31 tahun, ditemukan tewas di kamar 110 Hotel Dreamtel, Jalan Johar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Mei 2021. Jenazah Ida ditemukan terlentang di ranjang tanpa busana. Kepalanya tertutup tiga bantal.

    Tersangka pembunuhnya AA, 24 tahun. Dia ditangkap di kawasan Jakarta Timur, Sabtu, 29 Mei 2021. Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Pusat Ajun Komisaris Eko Barmula mengatakan polisi sedang menyelidiki motif pembunuhan ini.

    2. Pembunuhan Berantai di Hotel Kawasan Bogor

    MR, pria 21 tahun tersangka pembunuhan dua perempuan. Ia membunuh korbannya di sebuah hotel di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.

    Korbannya, DP, 17 tahun, dikenalnya melalui Facebook. Ia mengajak DP berkencan di hotel lalu menghabisinya. 
    Mayat DP dibungkus kantong plastik dan dibuang di pinggir Jalan Raya Cilebut, Kota Bogor pada Kamis, 25 Februari 2021.

    Di hotel yang sama tapi berbeda kamar, tersangka juga membunuh AL, 23 tahun, tak lama setelah menghabisi DP. Modusnya mirip, yaitu mengajak korban berkencan dan menginap di hotel.

    Kepada polisi, MR mengaku benci perempuan. Dari hasil tes urine, tersangka juga diketahui positif mengonsumsi sabu. "Yang dimaksud membenci wanita itu terhadap korban pertama," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, Ahad, 13 Maret 2021.

    3. Dokter Dianiaya Satpam di Hotel Bamboo Inn

    Dokter Ranisa Larasati dianiaya petugas keamanan di rooftop Hotel Bamboo Inn, Palmerah, Jakarta Barat, Abdul Jabar, pada Ahad, 20 Desember 2020. Pria 30 tahun itu memukul kepala Ranisa dengan kunci inggris hingga luka serius.

    Penganiayaan ini bermula dari usaha pelecehan seksual oleh Jabar terhadap korban. Ranisa menepisnya dan itu membuat Jabar marah lalu menganiayanya.

    4. Satpam Tikam PSK di Apartemen Green Lake View

    Satpam kompleks perumahan, Djody Cahyadi, 28 tahun, menikam M, teman kencannya sebanyak 14 kali seusai berhubungan badan. Peristiwa itu terjadi di salah satu kamar di Apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu, 14 April 2021.

    Korban mengalami luka tusuk di dada dan perut. Namun, polisi menyebut tusukan-tusukan itu tak mengenai organ vital. "Sehingga korban masih bisa mendapat perawatan," ujar Kapolres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Iman Imanuddin, Jumat, 23 April 2021.

    Penikaman ini berawal saat korban dan tersangka janji berkencan di kamar apartemen tersebut. Djody berkomunikasi dengan M melalui aplikasi MiChat dan sepakat membayar Rp 300 ribu sekali kencan. Setelah bertemu dan berhubungan intim, keduanya cekcok karena Djody hanya membayar Rp 150 ribu saja.

    5. Pembunuhan WNA Cina di Hotel Time Out Cideng

    Perempuan berkewarganegaraan Cina, Huang Shu Ping, dibunuh di Hotel Time Out, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Jenazahnya ditemukan pada 26 Agustus 2018. Huang datang ke hotel itu pada 23 Agustus 2018 bersama seorang pria. Sehari sebelum jasad Huang ditemukan, pria itu meninggalkan hotel.

    Huang diketahui tinggal bersama keluarganya di Apartemen Mediterania, Jakarta Barat. Pada 23 Agustus, keluarganya telah melapor ke Polsek Taman Sari mengenai hilangnya Huang. Tersangka pembunuhan ini akhirnya ditangkap polisi Cina, setelah sempat kabur dari Indonesia.

    Baca: Tersangka Pembunuhan Wanita di Hotel Dreamtel Menteng Ditangkap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.