Berita Terpopuler: Pengacara Rizieq Shihab Soal FPI hingga Banjir Kepung Bekasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, JakartaBerita terpopuler kanal Metro pagi ini, Ahad, 30 Mei 2021 adalah pernyataan pengacara Rizieq Shihab mengenai kemungkinan gugatan oleh FPI, dicokoknya tersangka pembunuh seorang karyawan swasta, Ida, di sebuah hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, hingga banjir yang mengepung Bekasi.

    Berikut berita terpopuler itu:

    1. Penasihat Hukum eks pimpinan FPI Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, mengatakan kemungkinan pihaknya akan melanjutkan gugatan mengenai pelarangan organisasi FPI oleh pemerintah. Kemungkinan gugatan ini muncul setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur tak mengabulkan tuntutan larangan berorganisasi kepada Rizieq. "Tidak (akan mengajukan gugatan soal FPI)," ujar Aziz singkat kepada Tempo, Sabtu, 29 Mei 2021.

    Aziz mengatakan Rizieq Shihab akan bebas sekitar Agustus 2021. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhi hukuman delapan bulan penjara untuk kasus kerumunan Petamburan, Jakarta Pusat.

    Pihaknya belum tentu akan menerima putusan dan masih pikir-pikir. "HRS dan penasihat Hukum masih mempertimbangkan banding atau tidak dalam satu pekan ini," kata Aziz. 

    Sebelumnya, jaksa penuntut umum Teguh Suhendro menuntut Rizieq Shihab agar haknya dicabut menjadi anggota atau pimpinan organisasi masyarakat atau ormas selama tiga tahun. Sedangkan tuntutan utamanya adalah hukuman pidana penjara selama dua tahun.

    Hakim menolak tuntutan jaksa. Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa beralasan bahwa organisasi kemasyarakatan atau ormas adalah perwujudan hak setiap warga negara untuk berkumpul, berserikat, dan menyampaikan pendapat. Hak itu dilindugi oleh konstitusi. "Sepanjang ormas tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan hukum," kata Suparman. 

    2. Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Menteng Ajun Komisaris Paksi Eka Saputra mengatakan mengantongi identitas pelaku pembunuhan Ida Wasila Ananta, 31 tahun, seorang karyawan swasta. Ida dibunuh dengan cara dicekik di Hotel Dreamtel Menteng, Jakarta Pusat setelah menginap tiga hari di hotel itu. 

    Mayat Ida pertama kali ditemukan pada Rabu lalu sekitar pukul 15.30. Teman korban mencoba menghubunginya namun tak ditanggapi.

    Korban ditemukan tewas terlentang tanpa busana. Tiga bantal juga ditemukan menumpuk di atas kepala korban. 

    Dari hasil pemeriksaan saksi di lokasi ditemukannya jasad 
    Ida diketahui, keributan sempat muncul dari kamar itu. Diduga saat itu korban tengah dihabisi oleh pelaku pembunuhan.

    Kemarin, Sabtu, 29 Mei 2021, Polsek Metro Menteng, menangkap tersangka pembunuh Ida. Identitas pelaku ditemukan setelah polisi memeriksa lokasi terjadinya pembunuhan. Polisi mendapati sidik jari tersangka dan barang yang digunakan pelaku yang sesuai dengan rekam digital CCTV.

    3. Sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat dikepung banjir, Sabtu petang, 29 Mei 2021.

    Sebagian wilayah masih tergenang hingga malam pukul 18.35. "Di dalam rumah sebetis orang dewasa," kata Nadia Putri, warga Perumahan Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Sabtu, 29 Mei 2021. 

    Akses jalan utama di perumahan Taman Narogong Indah juga lumpuh akibat banjir Bekasi. Genangan di perumahan ini terjadi di antara jembatan 1-2 karena ada penyempitan saluran menuju ke polder air.

    Banjir juga merendam Perumahan Rawalumbu. Banjir hingga sedengkul orang dewasa terjadi di Jembatan 8 hingga 13. Jalan utama tak dapat dilalui kendaraan, bahkan ada yang ditutup.

    "Sudah berangsur surut," kata Rizky, pemilik kedai kuliner khas Bandung di jembatan 8 Rawalumbu.

    Di Perumahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, ketinggian air di jalanan utama hampir sedengkul orang dewasa. Sebagian kendaraan yang nekat melintasi genangan akhirnya mogok. "Jalanan macet parah," kata Saiful, pengguna jalan yang hendak belanja obat.

    Di Kemang Pratama, kawasan elit di Kota Bekasi juga sempat terendam banjir. Titik genangan berada di jalan utama. Ketinggian air mencapai sebetis orang dewasa. Pengguna jalan tampak berhati-hati ketika melintas sekitar pukul 17.00. "Sekarang sudah surut," kata Deni, warga perumahan tersebut.

    Beberapa perumahan di Pondok Gede seperti Komplek Antilop, Jaticempaka juga banjir setelah hujan deras mengguyur Kota Bekasi dan sekitarnya pada Sabtu petang. "Sudah berangsur surut," kata warga di sana.

    Banjir menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan di Kota Bekasi, seperti Jalan Joyomartono, Jalan Siliwangi, Jalan Ahmad Yani, Jalan Diponegoro maupun Kalimalang.

    Berita terpopuler kanal Metro dapat dibaca di sini. 

    Baca:  Terpopuler Metro: Ancol Sikapi Blood Moon 2021, Viral Wanita Gondol Motor Satpam

    M. JULNIS FIRMANSYAH | ADI WASONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.