Skybridge Stasiun MRT ASEAN dan Transjakarta Difungsikan Bulan Depan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin, 31 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin, 31 Mei 2021. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Infrastruktur jembatan penghubung atau skybridge yang mengintegrasikan Stasiun MRT ASEAN dengan bus Transjakarta Koridor 13C (Ciledug-Blok M) selesai dibangun. Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar mengatakan jembatan ini dapat dioperasikan sekitar bulan depan.

    "Bulan depan, ketika integrasi dengan Transjakarta, semuanya akan berfungsi dengan baik," kata dia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin, 31 Mei 2021.

    Skybridge mulai dioperasikan sejak 7 Mei 2021. PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta mendapat jatah membangun jembatan melingkar di bagian atas.

    Jembatan penghubung ini panjangnya sekitar 144 meter dan lebar 4,5 meter. PT MRT membangun jalur penghubung di bagian bawah yang terintegrasi dengan stasiun kereta Ratangga.

    "Ini akan meningkatkan ridership (penumpang) MRT dan tentunya Transjakarta," ucap dia.

    Proyek skybridge merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Integrasi fisik antarmoda transportasi di Ibu Kota merupakan salah satu program yang didorong PT MRT. Pengerjaan proyek ini dimulai 2020.

    Baca: Anies Sebut Pencabutan Pasal Trotoar Tak Berefek, Sebab...


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.