Anies Baswedan Bersyukur Raih WTP Lagi: Opini Tertinggi Buat Pemprov DKI

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Anies Baswedan diwawancarai wartawan usai melaksanakan Shalat Idulfitri 1442 H di rumah pribadinya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Mei 2021. ANTARA

    Gubernur DKI Anies Baswedan diwawancarai wartawan usai melaksanakan Shalat Idulfitri 1442 H di rumah pribadinya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis, 13 Mei 2021. ANTARA

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut baik dan bersyukur opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didapat DKI Jakarta.

    Opini WTP ini diberikan Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK Republik Indonesia atas laporan keuangan pemerintah daerah DKI Jakarta tahun 2020.

     
    Apalagi predikat WTP ini merupakan yang keempat kalinya secara berturut diraih DKI. 

    Sebelumnya Pemprov DKI juga mendapat opini  WTP pada 2017, 2018 dan 2019. Sehingga, kali ini merupakan opini WTP keempat yang diterima DKI secara berturut-turut. Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) dari BPK RI diterima langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

     
    "Alhamdulillah. Opini ini merupakan tertinggi yang telah dilakukan Pemprov DKI. Opini WTP ini merupakan opini keempat kalinya secara berturut-turut," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutannya dalam Rapat Paripurna di DPRD DKI, Senin, 31 Mei 2021.
     
    Anies juga menyampaikan terima kasih pada BPK RI. Menurut dia, pemeriksaan secara profesional yang dilakukan BPK ikut memacu Pemprov DKI untuk mengelola keuangan dengan baik. 

    "Saya juga apresiasi kepada BPKP yang selama ini telah jadi mitra Pemprov DKI Jakarta dalam rangka meningkatkan akuntabilitas sistem internal pemerintah," katanya.

     
    Meski begitu, kata Anies, predikat WTP bukan tujuan akhir.  Pasalnya, Pemprov DKI masih akan terus melakukan perbaikan dan pengembangan sistem informasi daerah. Termasuk peningkatan dan penguatan APBD.
     
    Meski demikian, Anies mengatakan predikat WTP ini bukan tujuan akhir. Pemprov, lanjut Anies akan melakukan perbaikan mulai dari pengembangan  sistem informasi daerah sampai peningkatan dan penguatan APBD. Sehingga predikat WTP menjadi tradisi.
     
    "Insya Allah ke depan dapat WTP adalah hal yang normal hal yang wajar. Semoga ini bisa memacu menjaga tata kelola keuangan daerah," demikian Anies Baswedan.

    Baca juga : Anies Baswedan Sebut Nilai Kemenkes E dari Wamenkes Berisiko Ganggu Penanganan Pandemi

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.