Ruang ICU Pasien Covid-19 Kabupaten Tangerang Sudah Terpakai 70 Persen

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Tangerang -Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyatakan keterpakaian ruang Intensive Care Unit atau ICU pasien Covid-19 di beberapa rumah sakit umum rujukan di daerah itu hingga kini mencapai sekitar 70 persen dari total kapasitas yang ada.

    "Saat ini ruangan ICU di RSU Kabupaten Tangerang sudah terisi okupansinya sekitar 70 persen," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Achmad Muchlis di Tangerang, Senin, 31 Mei 2021.

    Ia menjelaskan, terdapat 121 tempat tidur perawatan pasien Covid-19 tersedia di tiga rumah sakit yang ditunjuk Pemkab Tangerang tersebut, saat ini sudah terisi sekitar 69 tempat tidur.

    "Sekitar 69 tempat tidur saat ini sudah terisi di tiga RSU rujukan yaitu, RSU Kabupaten Tangerang, RSU Balaraja dan RS Sialom Kepala Dua," jelasnya.

    ADVERTISEMENT

    Ia menuturkan dari pertengahan bulan April 2021, pihaknya selalu mendapat permintaan ruang ICU untuk pasien COVID-19. Namun, meski begitu dengan kebutuhan ruangan tersebut dipastikan aman.

    "Allhamdulilah, setelah ada penambahan ruangan untuk kebutuhan perawatan dipastikan aman. Meskipun, akhir-akhir ini kasus aktif COVID-19 ada peningkatan," katanya.

    Sedangkan untuk tempat tidur isolasi pasien COVID-19, lanjut Muchlis, tersedia sekitar 998 tempat tidur dari seluruh RS rujukan yang ada di wilayahnya.

    Akan tetapi, pihaknya tidak merinci secara detail keterpakaian tempat tidur ICU dan isolasi pasien Covid-19.

    "Upaya ke depan, kita sudah mengantisipasi apabila terjadi lonjakan kasus pasca libur lebaran ini, dengan meningkatkan 
    testing dan tracing untuk mengantisipasi penyebaran virus corona lebih luas lagi," ujarnya.

    Ia berharap, dengan kondisi dan situasi kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Tangerang yang terus menunjukkan peningkatan, masyarakat agar selalu sungguh-sungguh meningkatkan disiplin protokol kesehatan 5M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas ke luar daerah.

    "Saya menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kepedulian untuk menjaga kesehatan diri dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata dia ihwal upaya menekan kasus pasien Covid-19.

    Baca juga : Penambahan Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini Tembus Lagi 1.000 Lebih
    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.