Update Kasus Covid-19 Jakarta: Ditemukan 519 Kasus Baru Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis mengambil sampel lendir saat tes usap PCR dengan jemput bola di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021 Kawasan zona merah tersebut memberlakukan mikro lockdown serta tes usap PCR secara massal setelah sebanyak 51 orang warga positif COVID-19 berasal dari klaster halal bihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

    Petugas medis mengambil sampel lendir saat tes usap PCR dengan jemput bola di Jalan As-Syafiiyah, Cipayung, Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021 Kawasan zona merah tersebut memberlakukan mikro lockdown serta tes usap PCR secara massal setelah sebanyak 51 orang warga positif COVID-19 berasal dari klaster halal bihalal di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus Covid-19 di Jakarta bertambah 519 orang pada Selasa, 1 Juni 2021. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan penambahan kasus itu diperoleh dari hasil tes PCR 6.847 orang untuk mendiagnosis kasus baru. 

    Ditemukan pula 105 kasus reaktif Covid-19 dari hasil tes swab antigen terhadap 7.380 orang. Meski begitu, kasus reaktif tersebut tak dimasukkan ke total penambahan kasus Covid-19 harian lantaran masih harus ditindaklanjuti dengan tes PCR. 

    “Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 22 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini 10.636 orang yang masih dirawat atau isolasi,” kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Selasa. 

    Total sudah ditemukan 430.578 kasus Covid-19 di Ibu Kota selama pandemi. Dari jumlah itu, 412.593 orang telah dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 95,8 persen. Sebanyak 7.309 orang meninggal dengan tingkat kematian 1,7 persen. 

    ADVERTISEMENT

    Selama sepekan terakhir Dinas Kesehatan mencatat persentase hasil tes positif Covid-19 atau positivity rate di Ibu Kota sebesar 7,9 persen. Secara total 10,8 persen. Angka itu masih berada di atas standar yang ditetapkan oleh WHO, di mana positivity rate tak boleh lebih dari 5 persen. 

    Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Anies Baswedan Perpanjang PPKM Mikro di Jakarta



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.