Kasus Covid-19 Aktif DKI Naik 3.365, Wagub: Dari Mudik dan Silaturahmi Lebaran

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wagub DKI Riza Patria/Imam Hamdi

    Wagub DKI Riza Patria/Imam Hamdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut, penambahan 3.365 kasus Covid-19 aktif disebabkan dua faktor.

    Pertama karena mudik Lebaran 2021.

    "Kedua karena silaturahmi lebaran. Itu penyebabnya," kata dia di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu, 2 Juni 2021.

    Dinas Kesehatan DKI mencatat dua pekan terakhir ini kasus aktif Covid-19 di Ibu Kota meningkat. Per 31 Mei 2021, ada tambahan 3.365 kasus ketimbang data dua pekan sebelumnya.

    Walau begitu, menurut Riza, pemerintah DKI belum bisa mengukur seberapa besar dampak mudik dan arus balik terhadap penambahan kasus aktif. Menurut dia, perlu dilihat data perkembangan kasus Covid-19 Jakarta dalam dua pekan ke depan.

    "Nanti datanya akan lebih jelas dalam dua minggu ke depan," ujar dia.

    Warga Jakarta yang terinfeksi Covid-19 hari ini kembali bertambah sebanyak 601 orang. Kasus aktifnya naik tiga orang.

    Dengan begitu, total kasus sedari awal pandemi hingga kini sudah tembus 431.179. Sementara kasus Covid-19 aktif mencapai 10.639. Kasus aktif berarti pasien Covid-19 yang masih dirawat atau menjalani isolasi.

    Baca juga : Hari Ini Ditemukan Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 519 Orang

    LANI DIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.