Pemadaman Lampu Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pangkas Emisi Karbon 118,5 Ton

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak mematikan lampu. alliantenergykids.com

    Ilustrasi anak mematikan lampu. alliantenergykids.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyatakan pemadaman lampu pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia bisa memangkas emisi karbon 118, 54 ton. Pada 5 Juni 2021, warga Jakarta diminta memadamkan lampu rumah selama 1 jam pada 20.30-21.30. 

    Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni itu, Pemprov DKI Jakarta juga mematikan lampu di 7 simbol Kota Jakarta. 

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Syaripudin mengatakan jumlah emisi karbon yang dikurangi dengan pemadaman lampu selama 1 jam itu meningkat hampir empat kali lipat dibandingkan pemadaman saat Hari Bumi pada 24 April 2021.

    "Estimasi penurunan emisi karbon pada Hari Bumi sebanyak 29,90 ton," kata Syaripudin dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

    ADVERTISEMENT

    Namun rekor penurunan emisi karbon terbesar sampai saat ini adalah pada peringatan Earth Hour 27 Maret 2021. Pemadaman lampu selama 1 jam saat itu menurunkan emisi karbon hingga 292,3 ton.

    Syaripudin memperkirakan penurunan emisi karbon karena kegiatan pemadaman lampu di Jakarta dalam tiga kegiatan itu mencapai 440,74 ton.

    Pemadaman lampu selama 60 menit pada Sabtu kemarin di Ibu Kota disebut menghemat pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) 49 kiloliter, atau setara Rp 181,4 juta. Langkah penghematan energi ini sejalan dengan komitmen Indonesia yang telah meratifikasi Paris Agreement dalam mengatasi dampak perubahan iklim global.

    Baca juga: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Plt Wali Kota Jaksel Perintahkan Pemadaman Lampu


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.