Penyebab Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Lebak Tinggi Terungkap

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/Amit Dave

    Ilustrasi Rapid Test Antigen / Swab Test Antigen. REUTERS/Amit Dave

    TEMPO.CO, Lebak -Angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten cukup tinggi hingga mencapai 3.619 orang dari warga yang terkonfirmasi positif 3.366 orang. 

    "Kami bekerja keras agar semua pasien corona sembuh, " kata Juru Bicara  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak dr Firman Rahmatullah di Lebak, Minggu malam, 6 Juni 2021.

    Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak terus mengoptimalkan pelayanan tes usap atau tes swab antigen gratis untuk mendeteksi penyebaran virus Corona. 

    Apabila ditemukan positif terpapar Covid-19 maka dilakukan isolasi mandiri juga dirujuk ke RSUD Banten.

    Pelayanan tes swab gratis melalui puskesmas - puskesmas, pembantu puskesmas dan pos kesehatan desa setempat.

    Pengoptimalan tes usap itu dinilai sangat efektif untuk penyembuhan pasien juga tidak menularkan kepada orang lain, karena mendapat pengobatan dan perawatan medis.

    Angka kesembuhan pasien Covid-19 sampai Jumat lalu mencapai 3.619 orang dari warga yang terkonfirmasi positif 3.366 orang. 

    Sedangkan warga yang masih menjalani isolasi dan perawatan medis 186 orang atau sekitar 96 persen pasien COVID-19 dinyatakan sembuh.

    Sementara itu 67 orang dilaporkan meninggal dari dua hari sebelumnya 65 orang.

    Selama ini, Kabupaten Lebak masuk kategori zona kuning dengan tingkat penyebaran sangat rendah di Banten.

    "Kami minta warga dapat mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," katanya ihwal upaya meredam angka pasien Covid-19.

    Baca juga : Kasus Aktif Covid-19 Klaser Kerja Bakti di Kabupaten Tangerang Bertambah 10
    #Cucitangan
    #Jagajarak
    #Pakaimasker

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.