Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Sasar Wilayah Penularan Tinggi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada tenaga pendidikan di Puskesmas Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 9 April 2021. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan sebanyak 5,5 juta guru dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi COVID-19 sampai akhir Juni 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada tenaga pendidikan di Puskesmas Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Jumat, 9 April 2021. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menargetkan sebanyak 5,5 juta guru dan tenaga pendidik mengikuti vaksinasi COVID-19 sampai akhir Juni 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Cikarang - Vaksinasi Covid-19 massal di Kabupaten Bekasi menyasar wilayah rentan penyebaran kasus Covid-19. Kapolres Bekasi Komisaris Besar Hendra Gunawan mengatakan vaksinasi masal yang digelar Polres Bekasi itu dilaksanakan di kecamatan dengan angka kasus penyebaran virus corona tertinggi.

    "Vaksinasi massal ini dalam rangka Bakti Kesehatan Bhayangkara untuk Negeri," kata Kapolres Bekasi di Cikarang, Senin 7 Juni 2021.

    Berdasarkan data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi, ada lima kecamatan dengan kasus Covid-19 tinggi, yaitu di atas 20-60 kasus. Kecamatan Tambun Selatan adalah kecamatan dengan kasus aktif tertinggi, yaitu 90 kasus. Berikutnya kecamatan Babelan dengan 34 kasus aktif. Kecamatan Cikarang Utara 24 kasus, Cibitung 21, dan Tambun Utara 18 kasus.

    "Sejak awal pandemi kasus Covid-19 di lima kecamatan ini rata-rata di atas 20 kasus," kata Hendra. "Lima daerah ini akan kita intervensi sehingga dapat menekan tidak lagi berada di posisi lima besar," ucapnya.

    ADVERTISEMENT

    Wakil Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi itu berharap vaksinasi massal  ini dapat menekan penyebaran kasus corona di wilayahnya. 

    Target vaksinasi massal adalah warga lanjut usia, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan orang dengan risiko tinggi terpapar virus corona.

    Kapolsek Bekasi mengimbau masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, di antaranya #Cucitangan, #Jagajarak, dan #PakaiMasker. 

    "Insya Allah dengan vaksinasi, testing serta tracing da treatment yang lebih baik, penyebaran Covid-19 dapat ditekan," ujarnya.

    #Jagajarak #Cucitangan #Pakaimasker

    Baca juga: Sentra Vaksinasi Covid-19 Traveloka Dibuka di Tangsel Mulai Hari Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.