PT KAI Catat Pengguna KRL Tembus 175 Ribu Orang Pagi Hari Ini

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang berjalan menuju rangkaian kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. KAI Commuter membatasi layanan operasional perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek mulai tanggal 6-17 Mei 2021. ANTARA/Aprillio Akbar/

    Calon penumpang berjalan menuju rangkaian kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. KAI Commuter membatasi layanan operasional perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek mulai tanggal 6-17 Mei 2021. ANTARA/Aprillio Akbar/

    TEMPO.CO, Jakarta - PT KAI Commuter mencatat hingga pukul 09.00 pagi ini, tercatat 175.156 penumpang KRL di seluruh stasiun di Jabodetabek.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengatakan angka itu naik 6 persen dibandingkan dengan waktu yang sama pada pekan lalu, yaitu 164.399 orang.

    Anne menjelaskan, ada beberapa stasiun KRL yang mencatat kenaikan jumlah penumpang. Di antaranya adalah Stasiun Bekasi dengan 9.923 pengguna, naik 9 persen dibandingkan waktu yang sama pekan lalu.

    Kenaikan juga terjadi di Stasiun Tangerang dengan 5.193 penumpang atau naik 10 persen. Di Stasiun Parungpanjang, jumlah penumpang pada awal pekan ini meningkat dengan 6.333 penumpang atau naik 5 persen.

    "Sementara itu stasiun yang mencatat penurunan jumlah pengguna antara lain Stasiun Bogor, 12.485 pengguna, turun 3 persen," ujar Anne dalam keterangan tertulisnya, Senin, 7 Juni 2021.

    Adapun hari ini layanan kereta Rel Listrik Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek) beroperasi dengan 984 perjalanan per hari dari pukul 04.00-22.00 WIB.

    Anne menganjurkan penumpang KRL agar merencanakan perjalanannya agar terhindar dari potensi kepadatan, baik di stasiun maupun kereta. Masyarakat juga diimbau untuk tidak memaksakan diri untuk naik ke kereta apabila kuota yang ditentukan sudah penuh.

    Seluruh pengguna KRL Jabodetabek juga diimbau untuk selalu menerapkan protokol kesehatan seperti #Cucitangan, #Jagajarak, dan #PakaiMasker. 

    KAI Commuter, kata Anne, juga konsisten membersihkan rangkaian KRL saat beroperasi maupun tidak, serta penyemprotan disinfektan.

    Baca juga: Berita Terpopuler: Dugaan Pelecehan Seksual di KRL, Transgender Bisa Punya e-KTP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.