Hendak Selamatkan Sandal yang Hanyut, Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan- Seorang bocah berusia 10 tahun tewas terseret arus karena hendak menyelamatkan sandalnya yang hanyut terbawa air di Jalan Kampung Gunung, Cirendeu, Ciputat Timur.

    "Jadi ya anak ini sedang main hujan-hujanan, sandalnya hanyut, terus langsung kebawa ke kali, saat dia mau ngambil terbawa arus," kata anggota Relawan Wahana Muda Indonesia Wildan, Kamis 10 Juni 2021.

    Menurut Wildan, saat hendak mengejar sandalnya yang hanyut itu, korban masuk gorong- gorong karena air dipermukaan yang tinggi dan gorong- gorong tidak terlihat.

    "Estimasi titik ketemunya itu dari titik nol sampai 100-200 meteran, dia lagi main sama teman- temannya saat hujan tadi," ujarnya.

    Saat ditemukan, kata Wildan kondisi korban lemas dan masih ada denyut jantungnya sehingga langsung dibawa ke rumah sakit Hermina Ciputat, Tangerang Selatan. Setibanya di rumah sakit korban dinyatakan meninggal.

    "Korban diketahui tenggelam pukul 15.00 WIB dan ditemukan kurang lebih pukul 17.00, anak itu ditemukan seperti tersangkut di drainase," ungkapnya.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WHO: Varian Delta Covid-19 Diduga lebih Menular dan Perlu Diwaspadai

    Varian Delta dianggap lebih menular dibandingkan varian sebelumnya. WHO sekaligus menilai bahwa varian delta covid-19 itu perlu diwaspadai.