Anies Baswedan Berangkat ke Sumedang Penuhi Undangan Soal Kerja Sama Food Station

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melaksanakan salat subuh saat Subuh Keliling di Masjid Agung Sumedang, Jumat, 11 Juni 2021. Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi saksi kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang dalam hal pertanian dan pemenuhan pangan. Kredit: Pemprov Jabar

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai melaksanakan salat subuh saat Subuh Keliling di Masjid Agung Sumedang, Jumat, 11 Juni 2021. Gubernur Ridwan Kamil akan menjadi saksi kerja sama antara Pemda Provinsi DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang dalam hal pertanian dan pemenuhan pangan. Kredit: Pemprov Jabar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berangkat ke Sumedang, Jawa Barat. Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (KDH-KLN) DKI Jakarta Muhammad Mawardi mengatakan Anies memenuhi undangan Bupati Sumedang.

    "Berangkat semalam, karena pagi ini agendanya," kata dia saat dihubungi, Jumat, 11 Juni 2021. Anies memenuhi undangan soal kerja sama dengan PT Food Station Tjipinang Jaya.

    Kegiatan di Sumedang ini, ujar Mawardi, sama seperti kehadiran Anies ke Ngawi, Jawa Timur. Waktu itu, Anies meneken kerja sama dengan Bupati Ngawi Ony Onwar untuk pasokan beras Ibu Kota.

    Pemerintah DKI melalui Food Station menggandeng kelompok Daya Tani Sembada dan Kelompok Tani Sido Rukun, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur untuk penyediaan beras.

    Food Station juga bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur di Desa Jenang, Majenang, Cilacap. Anies Baswedan juga pernah ke Cilacap untuk panen raya.

    Baca: PKS-Gerindra Buka Peluang Koalisi Pilkada DKI 2024


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.