Vaksinasi Covid-19 Usia 18 ke Atas Percepat Herd Immunity di Jakarta

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita mengikuti proses vaksinasi COVID-19 di Gor Pangadegan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021.Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Vaksinasi tersebut diberikan untuk masyarakat yang berdomisili maupun warga asli DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Seorang wanita mengikuti proses vaksinasi COVID-19 di Gor Pangadegan, Jakarta, Kamis, 10 Juni 2021.Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum usia 18 tahun ke atas. Vaksinasi tersebut diberikan untuk masyarakat yang berdomisili maupun warga asli DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat berumur 18 tahun ke atas bertujuan agar herd immunity segera tercapai. 

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktaviani mengatakan dengan terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) diharapkan laju penularan Covid-19 dapat ditekan semaksimal mungkin. 

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah meminta kepada Kementerian Kesehatan agar vaksinasi Covid-19 tahap ketiga ini bisa segera dilakukan di Ibu Kota. "Ini karena herd immunity-nya harus segera dicapai. Jadi, kami minta supaya keran vaksinasi Covid-19 ini dibuka," kata Dwi Oktaviani di Jakarta, Jumat 11 Juni 2021.

    Alasan lain DKI Jakarta mengusulkan vaksinasi bagi penduduk 18 tahun ke atas adalah vaksinasi bagi penduduk lanjut usia (lansia) sudah mulai berkurang. Kendati hingga saat ini baru 50 persen target vaksinasi lansia yang terlaksana. 

    "Kami minta supaya dilonggarkan agar cepat herd immunity bisa tercapai," kata Dwi. 

    Hal ini juga dilakukan dengan mempertimbangkan masa waktu kedaluwarsa vaksin Covid-19 agar tidak terbuang. "Sistem logistik mengeluarkan yang paling dekat dengan masa expired untuk dimanfaatkan lebih dulu," katanya.

    ADVERTISEMENT

    Program vaksinasi Covid-19 bagi penduduk berusia di atas 18 tahun ini menggunakan vaksin AstraZeneca. Namun orang yang telah mendapat vaksin Covid-19 dosis pertama dengan merek lain pada April atau Mei lalu akan menerima vaksin dengan merek yang sama untuk dosis kedua.  

    Dwi mengatakan tersedia satu juta dosis yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan delapan juta orang yang akan divaksinasi. "Insya Allah bisa memaksimalkan AstraZeneca. Kemenkes sangat memprioritaskan DKI Jakarta," ucap Dwi.

    Kemenkes sudah memberi persetujuan vaksinasi Covid-19 tahap ketiga di Jakarta dengan target penduduk usia 18 tahun ke atas. Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan menerbitkan surat Persetujuan Pelaksanaan Vaksinasi Tahap 3 di Provinsi DKI Jakarta pada 7 Juni 2021 sebagai jawaban atas surat Dinkes DKI Jakarta.

    Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan ada 400 ribu dosis vaksin Covid-19 AstraZeneca di Jakarta yang segera memasuki masa expired pada akhir Juni 2021. Dia meminta 
    Pemprov DKI Jakarta dapat memaksimalkan vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota. "Ada vaksin yang akan kedaluwarsa pada Juni. Sebagian batch CTMAV547," ujar Nadia, Rabu lalu. 

    Baca juga: DKI Buka Vaksinasi Covid-19 untuk Difabel, Simak Lokasi dan Jadwalnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.