Dinas PUPR Banten Terjunkan Tim Cek Kondisi Longsor di Kali Ciputat

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melintasi banjir yang menggenang di Perumahan Nerada Estate Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu, 12 Juni 2021.  TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Warga melintasi banjir yang menggenang di Perumahan Nerada Estate Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu, 12 Juni 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan -Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR Provinsi Banten dan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan menerjunkan tim untuk mengecek kondisi terkini longsor di Perumahan Griya Satwika Telkom, Ciputat Timur.

    Hamdan, perwakilan Dinas PUPR Provinsi Banten ketika dikonfirmasi di Tangerang Selatan, Sabtu, 12 Juni 2021 mengatakan bahwa timnya sudah meluncur ke lokasi longsor pada Jumat malam. Tim ini melakukan observasi lapangan terlebih dahulu.

    "Pada intinya, kami siap terjun ke lapangan membantu. Hanya saja perlu dipastikan terlebih dahulu apakah ini menjadi kewenangan kami (PUPR Banten) atau bukan. Kita lihat titiknya," katanya.

    Hamdan juga mengaku melakukan komunikasi dengan DPU Pemkot Tangsel terkait longsor tersebut.

    ADVERTISEMENT

    "Kita lakukan komunikasi dengan Tangsel," katanya.

    Sementara Kepala Bidang SDA Dinas PU Kota Tangsel, Mahyudin Mahmud mengatakan tim DPU Kota Tangsel juga langsung diterjunkan ke lokasi longsor di Ciputat Timur.

    "Tim reaksi cepat sudah siap. Alat berat dan kisdam juga siap diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat" tandasnya.

    Mahyudin menambahkan sejauh ini Pemkot Tangsel melalui DPU belum pernah melakukan pekerjaan pembangunan turap di Segmen yang longsor ini.

    "Yang pasti, kami berusaha melakukan komunikasi dan bergerak cepat membantu penanganan longsor," tandasnya.

    Baca juga : Hujan Deras Semalam, Turap Ambrol Picu Banjir di Perumahan Nerada Ciputat
    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.