5 Fakta Operasi Anti Preman dan Pungli Sopir Truk di Tanjung Priok

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) berbincang dengan sopir truk saat tiba di kapal Roll On Roll Off (Ro-Ro) Mutiara Timur I dengan rute Jakarta - Pelabuhan Panjang, Lampung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 26 Februari 2017. ANTARA/M Agung Rajasa

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) berbincang dengan sopir truk saat tiba di kapal Roll On Roll Off (Ro-Ro) Mutiara Timur I dengan rute Jakarta - Pelabuhan Panjang, Lampung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 26 Februari 2017. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya meringkus para preman yang diduga pelaku pungli (pungutan liar) terhadap para sopir truk barang di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan puluhan premanisme dan pungli yang meresahkan.

    Berikut lima fakta yang dihimpun Tempo dalam operasi preman dan pungli di Tanjung Priok:

    1. 49 orang ditangkap
    Tim Gabungan dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap 49 orang yang diduga preman pelaku pungli yang tujuh di antaranya karyawan PT Jakarta International Container Terminal (JICT).

    ADVERTISEMENT

    Menurut Yusri, masing-masing dari mereka memiliki peran yang berbeda di kelompoknya berdasarkan pos masing-masing. 

    2. Berawal dari Curhatan Sopir Kontainer ke Jokowi
    Operasi penangkapan preman berawal ketika Presiden Jokowi mendengarkan langsung keluhan para sopir truk kontainer pelabuhan saat bongkar muat pada Kamis, 10 Mei 2021.

    Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar segera memberantas pugli dan premanisme.

    3. Instruksi Kapolri
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran untuk memberantas premanisme yang meresahkan masyarakat.

    4. Hotline 110K
    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat untuk memanfaatkna hotline 110 yang nonstop 24 jam untuk melaporkan premanisme dan pungli.

    "Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga," kata Sigit.

    5. Operasi tak hanya di Pelabuhan Tanjung Priok
    Sebanyak 22 tersangka premanisme dan pungli diciduk dalam operasi tangkap tangan oleh Polres Jakarta Barat pada Jumat, 11 Juni 2021.

    Preman-preman itu ditangkap di sekitar Cengkareng dan Kalideres oleh Unit Kejahatan-Kekerasan (Jatanras) dan Unit Reserse Mobile dibantu Tim Pemburu Preman Polres Jakarta Barat.

    Polisi juga menyita senjata tajam, kupon, dan uang hasil pungli dari tangan para preman tersebut yang melakukan pungli.

    Baca: Penangkapan 24 Pelaku Pungli di Tanjung Priok, Polisi: Atensi Presideni



    INGE KLARA | YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.