Anies Baswedan: DKI Jakarta Amat Genting Kasus Covid-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Ibu Kota sedang dalam kondisi mengkhawatirkan karena kenaikan kasus aktif Covid-19.

    Anies berujar besar kenaikan kasus Covid-19 mencapai 50 persen dalam seminggu terakhir.

    "Kasus aktif naik 11.500 jadi 17.400 dalam satu minggu," kata Anies saat apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Juni 2021.

    Tidak hanya kasus aktif, positivity rate di Jakarta juga naik dari 9 persen ke 17 persen selama satu pekan. Padahal, Jakarta telah menaikkan kemampuan testing dari 4 kali menjadi 8 kali dari standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

    ADVERTISEMENT

    Anies menambahkan keterisian ruang isolasi di DKI juga meningkat tajam. Pada pekan lalu, ruangan hanya terisi 45 persen. Namun saat ini telah mencapai 75 persen.

    "Jakarta memasuki fase yang amat genting. Bila kita tidak melakukan tindakan, maka kita berpotensi menghadapi kesulitan karena fasilitas kesehatan mungkin menghadapi jumlah yang tak terkendali apabila pasien, jumlah orang yang ditangani, makin meningkat secara drastis," kata Anies Baswedan lagi.

    Baca juga : Begini Anies Baswedan Targetkan 7,5 Juta Warga DKI Sudah Vaksin Covid-19

    #Jagajarak
    #Cucitangan
    #Pakaimasker

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.