Polisi Menangkap 10 Preman Pungli di Pasar Tanah Abang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kawasan Pasar Tanah Abang menjelang bulan Ramadan, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 April 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Suasana kawasan Pasar Tanah Abang menjelang bulan Ramadan, Jakarta Pusat, Sabtu, 3 April 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polsek Tanah Abang menangkap 10 preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli) di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin sore, 14 Juni 2021. Mereka memeras para sopir kendaraan pembawa dagangan pakaian di Pasar Tanah Abang.

    “Ada laporan dari masyarakat, masih ada preman-preman di situ yang minta-minta ke sopir yang bawa dagangan. Terutama yang plat-platnya dari luar, seperti di Banten atau Bandung,” ujar Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan melalui telepon pada Selasa, 15 Juni 2021.

    Para preman itu melakukan pemerasan di sejumlah titik di kawasan Pasar Tanah Abang. Mereka memalak sopir dengan cara mengalangi kendaraan. Jumlah uang yang diminta variatif, antara Rp 4.000 hingga Rp5.000.

    Kasus pungli ini masih dalam pemeriksaan, namun Singgih menduga bahwa para preman tersebut berasal dari daerah sekitar. “Masih dalam pemeriksaan, ya,” ujar Singgih.

    ADVERTISEMENT

    Penangkapan preman pelaku pemerasan dan pemalakan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari instruksi Kapolri terkait pemberantasan pungli dan premanisme di seluruh Indonesia.

    ZEFANYA APRILIA | TD 

    Baca juga: 5 Fakta Operasi Anti Preman dan Pungli Sopir Truk di Tanjung Priok


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.