Kasus Covid-19 Tinggi, Rusun Nagrak Bisa Tampung 1.000 Orang

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • kontraktor Totalindo Incar Proyek Rusun Nagrak

    kontraktor Totalindo Incar Proyek Rusun Nagrak

    Jakarta - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti memprediksi bahwa Rusun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, bisa menampung 1.000 orang akibat kasus Covid-19 Ibu Kota melonjak.

    Rusun itu adalah satu dari tiga bagungan yang disiapkan sebagai fasilitas isolasi pasien Covid-19 guna mendukung Wisma Atlet Kemayoran.

    "Tapi nanti bisa dikembangkan sampai 2,5 ribu," kata Widyastuti di Balai Kota, Selasa, 15 Juni 2021.

    Widyastuti mengatakan Rusun Nagrak sebelumnya tak pernah dijadikan tempat isolasi. Sementara dua tempat lain yang sedang disiapkan, yaitu Wisma Ragunan dan Wisma TMII, sudah pernah dipakai.

    ADVERTISEMENT

    "Jadi kita aktifkan kembali. Sementara yang di Rusun Nagrak, sedang kami siapkan," kata dia.

    Rusun Nagrak, Wisma TMII, dan Wisma Ragunan tengah disiapkan menjadi tempat isolasi, menyusul kepadatan pasien di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Per 14 Juni 2021, dari 7.341 unit kapasitas tempat tidur isolasi di Ibu Kota, sebanyak 5.752 telah terisi. Keterisian ini telah menyentuh angka 78 persen, hanya dalam dua pekan pasca kasus Covid-19 meledak.

    Baca juga : Berikut Permintaan Jokowi ke Anies Baswedan Soal Situasi Covid-19 di DKI Jakarta.

    #Jagajarak, #Cucitangan, #Pakaimasker

    M YUSUF MANURUNG


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.