13 Terduga Teroris di Riau Kerap Bantu Sembunyikan DPO Termasuk Para Wijayanto

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono saat menggelar konferensi pers harian di Gedung Divisi Humas, Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Januari 2021 (Tempo/Andita Rahma)

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono saat menggelar konferensi pers harian di Gedung Divisi Humas, Jakarta Selatan pada Selasa, 26 Januari 2021 (Tempo/Andita Rahma)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyatakan 13 terduga teroris yang ditangkap di sejumlah lokasi di Provinsi Riau merupakan kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono mengatakan, belasan terduga teroris itu berperan sebagai orang yang membantu persembunyian jika ada rekan sesamanya masuk daftar pencarian orang atau DPO polisi,

    "Kelompok ini berperan melakukan atau membantu menyembunyikan apabila ada DPO kepolisian yang menyangkut ketika JI bergerak ke Riau," ujar Rusdi di kantornya, Jakarta Selatan pada 15 Juni 2021.

    Salah satu yang pernah mereka sembunyikan adalah Para Wijayanto. Ia merupakan amir organisasi teroris ini dalam kurun waktu 2008-2019, sebelum akhirnya tertangkap pada Juni 2019 di Hotel Adaya, Bekasi, Jawa Barat.

    ADVERTISEMENT

    Selain itu, belasan terduga teroris ini juga kerap melakukan pelatihan. "Seperti pelatihan penggunaan senjata tajam, senjata api," kata Rusdi.

    ANDITA RAHMA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.