Rizieq Shihab Sampaikan Duplik Hari Ini, Tanggapi JPU Perkara Berita Bohong

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengintip dari balik mobil tahanan saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 27 Mei 2021. Rizieq akan menjalani sidang vonis terkait kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat dan Petamburan, Jakarta Pusat. TEMPO/Subekti.

    Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mengintip dari balik mobil tahanan saat tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 27 Mei 2021. Rizieq akan menjalani sidang vonis terkait kasus kerumunan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat dan Petamburan, Jakarta Pusat. TEMPO/Subekti.

    Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Timur kembali melanjutkan sidang perkara penyebaran berita bohong di Rumah Sakit Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab pada hari ini. Sidang rencananya dimulai pukul 09.00.

    "Agendanya duplik dari terdakwa," kata Kepala Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal saat dikonfirmasi pada Kamis, 17 Juni 2021.

    Dalam perkara ini, jaksa menuntut Rizieq dengan penjara selama enam tahun. Rizieq dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pidana sesuai Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Sementara itu, terdakwa lain dalam perkara ini seperti Andi Tatat dan Muhammad Hanif Alatas dituntut selama dua tahun penjara. Jerat pasal untuk keduanya sama dengan Rizieq, yaitu Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

    Tuntutan jaksa ihwal RS Ummi Bogor ini jauh lebih berat jika dibandingkan dua perkara Rizieq lain yang diperiksa hampir bersamaan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dua perkara itu adalah kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat dan kerumunan di Megamendung, Jawa Barat.

    Pada kasus Megamendung, Rizieq dituntut penjara 10 bulan dan akhirnya divonis denda Rp 20 juta. Sementara kasus Petamburan, Rizieq dituntut penjara 2 tahun dan divonis 8 bulan penjara.

    Atas vonis kedua perkara itu, Rizieq Shihab mengajukan banding.

    Baca juga : Top 3 Metro: Saksi Rizieq Shihab Dihina, Anies Baswedan Bicara Pengetatan

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.