Darurat Covid-19, Kapolda Metro Jaya Sebut Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Sejak awal pandemi hingga kemarin, ada 296.577 pekerja migran yang direpatriasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) berjalan meninggalkan ruangan usai menjalani isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Sejak awal pandemi hingga kemarin, ada 296.577 pekerja migran yang direpatriasi. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaKapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran mengingatkan kondisi peningkatan kasus Covid-19 di Jakarta saat ini sudah mengkhawatirkan. Kenaikan kasus infeksi virus corona menyebabkan tingkat keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit naik terus. 

    "Jakarta sedang tidak baik-baik saja, angka kasus Covid-19 naik terus, orang yang masuk rumah sakit makin meningkat," kata Kapolda Metro Jaya Fadil Imran di kantornya, Kamis 17 Juni 2021. 

    Fadil Imran mengimbau warga Jakarta untuk menerapkan protokol kesehatan 5 M agar tidak tertular virus corona.

    Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti memaparkan tiga varian baru Covid-19 telah  ditemukan di Jakarta. Ketiganya adalah varian Alpha (B.1.1.7), Beta (B1351), dan Delta (B1617.2).

    Widyastuti menerangkan varian Beta mudah menimbulkan gejala Covid-19 menjadi berat atau lebih mematikan, sementara varian Delta mudah menyebar.

    ADVERTISEMENT

    Penularan varian baru Covid-19 ini diduga menyebabkan kasus corona di Jakarta melonjak dengan cepat dalam 2 pekan terakhir. "Varian baru ini cukup merepotkan karena mereka memiliki kemampuan tersendiri untuk menginfeksi kita," kata Widyastuti dalam keterangan tertulisnya, 15 Juni 2021.

    Akibat lonjakan kasus Covid-19 ini, keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit (BOR) terus naik hingga hampir penuh. Kemarin, kasus aktif Covid-19 di Jakarta telah mencapai 20.311 orang. 

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat persentase hasil tes positif Covid-19 atau positivity rate dalam sepekan terakhir mencapai 18,7 persen. "Sedangkan persentase hasil tes positif Covid-19 secara total sebesar 10,9 persen," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia, kemarin.

    #Cucitangan
    #Pakaimasker
    #Jagajarak

    Baca juga: Tiga Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Jakarta, Wagub DKI: Terus Hati-hati


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Resepsi Pernikahan di PPKM Level 4 dan 3

    Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, atau PPKM, dengan skema level juga mengatur soal resepsi pernikahan. Simak aturannya.