Pasien Covid-19 Melejit, Kota Tangerang Segera Tambah Rumah Isolasi Mandiri

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Inspeksi protokol kesehatan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, beberapa waktu lalu. ANTARA

    Inspeksi protokol kesehatan oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, beberapa waktu lalu. ANTARA

    TEMPO.CO, Tangerang -Pemerintah Kota Tangerang, Banten, akan menambah rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 seiring dengan penambahan kasus dalam 10 hari terakhir.

    "Kita sudah cek kesiapannya sebagai tempat isolasi pasien positif. Rumah Perlindungan Sosial Dinas Sosial akan dipersiapkan sebagai lokasi tambahan," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dalam keterangan pers bersama Forkopimda usai membahas penanganan Covid-19 di Puspemkot Tangerang, Kamis, 17 Juni 2021.

    Ia mengatakan RPS Dinas Sosial memiliki kapasitas sebanyak 35 tempat tidur dan akan mulai dioperasikan pada hari Sabtu 19 Juni 2021 untuk menambah enam RIT yang kini sudah penuh.

    "RIT yang kita miliki sudah penuh dan kita siapkan alternatif lainnya," ujar Arief R Wismansyah.

    ADVERTISEMENT

    Adapun enam RIT yang kini beroperasi memiliki kapasitas 291 tempat tidur dengan rincian RIT Jurumudi Baru dengan kapasitas 70 bed, RIT Panunggangan Barat dengan 44 bed, RIT Gebang Raya dengan 28 bed, RIT Manis Jaya dengan 40 bed, RIT Batusari dengan 59 bed dan RIT Sudimara Pinang dengan 50 bed.

    Kemudian terkait alternatif lainnya yang akan dilakukan Pemkot Tangerang adalah dengan membuka RIT di tempat lainnya seperti hotel dan sekolah akademi keperawatan yang memiliki tenaga kesehatan.

    "Melihat perkembangan yang ada, sejumlah kesiapan kita lakukan sebagai alternatif," ujarnya.

    Sementara itu terkait BOR Rumah Sakit saat ini telah mencapai 85,18 persen dan ICU sudah 89,43 persen. Bahkan jumlah tersebut sudah dilakukan penambahan sebanyak 67 tempat tidur di sejumlah rumah sakit untuk pasien Covid-19.

    "Kita optimalkan RSUD Kota Tangerang dan menambah jumlah tempat tidur dan memang karena adanya lonjakan maka semuanya penuh. Kita terus siapkan sejumlah alternatif," ujarnya.

    Wali Kota Arief juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk dapat menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 mengingat berapapun penambahan kapasitas RIT yang dilakukan oleh Pemkot akan sia - sia jika masyarakat abai dalam protokol kesehatan.

    "Kami Pemerintah Kota Tangerang berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat (yang menjadi pasien Covid-19). Mari kita berdoa bersama semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kita dapat beraktivitas seperti biasa," katanya menegaskan.

    Baca juga : Gawat, Isolasi OTG Kasus Covid-19 di Graha Wisata Ragunan Tersisa 4 Kamar
    #Cucitangan, #Pakaimasker, #Jagajarak
    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.