Polda Metro Jaya Gencarkan Operasi Yustisi Cegah Kerumunan Nobar Euro 2020

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Satpol PP melakukan operasi yustisi di Kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Operasi itu untuk menegakan penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker guna menekan penyebaran virus corona disaat peningkatan derastis kasus aktif positif COVID-19 di DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Personil Satpol PP melakukan operasi yustisi di Kawasan Cipinang, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. Operasi itu untuk menegakan penerapan protokol kesehatan, terutama dalam penggunaan masker guna menekan penyebaran virus corona disaat peningkatan derastis kasus aktif positif COVID-19 di DKI Jakarta. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Jakarta - Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Argo Wiyono mengatakan pihaknya mulai gencar melakukan Operasi Yustisi Covid-19, sejalan dengan semakin meningkatnya kasus positif di Ibu Kota.

    Salah satu yang menjadi sasaran utama pihak kepolisian adalah pencegahan kerumunan nonton bareng atau nobar Euro 2020

    "Biasanya targetnya di kerumunan nobar bola. Kami ingatkan prokes dan bubarkan," ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat, 18 Juni 2021. 

    Argo menjelaskan, pihaknya mengerahkan 100 personel yang dibagi dalam dua kelompok saat Operasi Yustisi.

    ADVERTISEMENT

    Pihaknya biasa menggelar operasi tersebut sejak pukul 22.00 sampai 00.00, dengan sasaran tempat makan seperti cafe atau tempat hiburan malam yang masih beroperasi di tengah malam dan kerap dijadikan tempat nobar

    Tempat yang disasar dalam operasi Yustisi Covid-19 ini adalah kerumunan di jalan protokol, area bersejarah maupun tempat makan seperti cafe dan restoran, ataupun tempat hiburan malam yang masih beroperasi di tengah malam.

    "Kami mengimbau untuk masyarakat nonton (Euro 2020) di rumah masing-masing di masa pandemi Covid-19," ujar Argo.  

    Saat ini, kasus Covid-19 di Ibu Kota melonjak sejak 9 Juni 2021. Penyebabnya karena libur Lebaran 2021. Pasien Covid-19 terus bertambah di kisaran 1-2 ribu orang setiap harinya. 

    Kemarin, angka pasien yang terinfeksi virus corona melonjak mencapai 4.144 orang. Angka ini merupakan yang tertinggi kedua selama wabah Covid-19 di Jakarta. Penambahan tertinggi terjadi pada 7 Februari 2021 sebanyak 4.213.

    Kebijakan rem darurat pernah diambil oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 14 September 2020.

    Saat itu Anies menyebut kebijakan diambil berdasarkan tiga poin pertimbangan yaitu angka kematian di Jakarta yang terus meningkat, ketersediaan tempat tidur isolasi, dan keterisian ruang ICU untuk pasien Covid-19.

    Kali ini, Polda Metro Jaya mengambil langkah-langkah cepat di antara Operasi Yustisi merazia kerumunan.

    Baca juga : 4 Jam Diperiksa, Lucky Alamsyah: Saya Harap Kasusnya Segera Selesai
    #Jagajarak, #Cucitangan, #Pakaimasker 

    M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.