E-KTP, Jakarta Selatan Permudah Perekaman Warga Usia 16-17 tahun

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembuatan e-KTP. Dok.TEMPO/Suryo Wibowo

    Ilustrasi pembuatan e-KTP. Dok.TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mempermudah perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP bagi warga berusia 16-17 tahun melalui inovasi layanan lintas wilayah untuk meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan. "Layanan lintas wilayah itu tidak harus melakukan perekaman di kelurahan sesuai kartu keluarga, tapi bisa di kelurahan tempat mereka berdomisili saat ini," kata Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan Abdul Haris di Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021.

    Per Januari 2021, warga berusia 16-17 di Jakarta Selatan tercatat sebanyak 31.898 orang. Dari jumlah itu, hingga saat ini warga milenial yang sudah merekam KTP elektronik baru 12.483 orang.

    Ia menjelaskan warga memiliki Kartu Keluarga yang tercatat di Kelurahan Tebet Timur, namun sekarang tinggal di Kelurahan Duren Tiga, tidak harus melakukan perekaman di Kelurahan Tebet Timur. Warga itu cukup membawa salinan KK sudah bisa merekam di Kelurahan Duren Tiga.

    Kelurahan Lenteng Agung selama seminggu ini mencatat 40 orang hingga 50 orang melakukan perekaman.

    ADVERTISEMENT

    Inovasi "jemput bola" yang sudah dilakukan sejak Mei 2021,  demi memudahkan anak menginjak usia 16-17 melakukan perekaman KTP elektonik.

    Pasalnya, selain banyak warga yang domisili tidak sesuai KK, kebijakan PPKM berbasis Mikro telah membatasi aktifitas warga.

    Adapun inovasi layanan lintas wilayah sebelumnya telah disosialisasikan kepada sekolah di Jakarta Selatan bertepatan dengan momentum saat ini Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

    Setelah melakukan perekaman KTP elektronik, bagi warga yang genap berusia 17 tahun, baru akan didistribusikan ke sekolah atau dapat diambil langsung ke kantor kelurahan sesuai domisili.

    Kebijakan itu, kata dia, juga berlaku bagi anak usia 16-17 yang bersekolah di Jakarta Selatan tapi KK berasal dari luar DKI Jakarta. Namun, untuk perekaman e-KTP tidak dapat dilakukan di kelurahan, seperti warga DKI Jakarta tapi diakses di Kantor Suku Dinas Dukcapil.

    Baca: Transgender di Kota Depok Boleh Punya e-KTP, Ini Syaratnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.