Dari Balik Dinding Wisma Atlet, Cerita Satu Keluarga Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung RSDC Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. Pengelola RS ini telah menambah 1.400 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Gedung RSDC Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Rabu, 16 Juni 2021. Pengelola RS ini telah menambah 1.400 tempat tidur untuk mengantisipasi lonjakan kasus. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Walau menjalani isolasi mandiri, pegawai swasta berusia 46 tahun itu tetap tak bisa lepas dari laptop. Meski ia harus mengusahakan fasilitas internet sendiri, tak masalah asalkan bisa tetap terhubung dengan dunia luar.

    Meski sakit, ia juga mengaku tak tega untuk cuek dari pekerjaan dan sesekali memantau bisnisnya. Tapi yang paling diinginkan adalah bisa kembali sehat dan bertemu dengan keluarga tercintanya. “Kamarnya bersih, makanan, obat dan vitamin cukup. Semoga bisa lekas pulih,” katanya.

    Begitu pun dengan Santi. Ia berharap bisa segera melalui masa isolasi mandiri di Wisma Atlet selama 10 hari ke depan dengan baik. "Untung anak-anak semua sudah selesai ujian. Tapi ya harapannya semua bisa sembuh, segera ngumpul lagi di rumah," ucapnya.

    RR ARIYANI YAKTI WIDYASTUTI

    Baca juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran dan Pademangan Bertambah 736 Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.