Tambahan Kasus Covid-19 Jakarta Hari Ini 4.737 Orang, Tertinggi Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    Ilustrasi virus Corona atau Covid-19. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta mencatat penambahan kasus Covid-19 hari ini sebanyak 4.737. Angka ini merupakan yang tertinggi selama wabah Covid-19 melanda Ibu Kota.

    Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan jumlah itu diperoleh setelah dilakukan tes swab PCR terhadap 24.812 spesimen. "Dari jumlah tes itu, sebanyak 17.368 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.737 positif dan 12.631 negatif," kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Juni 2021.

    Sebelumnya, penambahan tertinggi terjadi pada 7 Februari 2021, yaitu sebanyak 4.213 kasus. Kemarin lonjakan angka kasus juga terjadi dengan tambahan 4.144 orang yang terinfeksi virus Corona.

    Menurut Dwi, hari ini Pemerintah DKI juga melakukan tes antigen terhadap 4.554 orang. Hasilnya 455 positif dan 4.099 negatif.

    ADVERTISEMENT

    Kasus Covid-19 Jakarta kini 463.552 kasus. Total pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi sebanyak 24.511 orang.

    Pasien yang dinyatakan telah sembuh mencapai 431.264 orang dan meninggal 7.777 orang. Pemerintah DKI mencatat persentase kesembuhan 93 persen dan kematian 1,7 persen.

    Persentase pasien positif atau positivity rate Covid-19 Jakarta dalam sepekan terakhir tembus 21,8 persen. "Sedangkan persentase kasus Covid-19 secara total sebesar 11,1 persen," ujar dia. Padahal, World Health Organization (WHO) menetapkan standar agar positivity rate tak lebih dari lima persen.

    Baca: Hari Ini Depok Catat Rekor Tertinggi, 511 Kasus Covid-19 Dalam Sehari


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.