Sales Sabun Dipergoki Lakukan Pencabulan Terhadap Ibu Rumah Tangga

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi

    ilustrasi

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang sales sabun bernama Sigit, 38 tahun, babak belur dihakimi massa karena dipergoki melakukan pencabulan terhadap ibu rumah tangga di Tebet, Kamis siang. Pencabulan itu terjadi di Gang Manggis 6, Tebet, Jakarta Selatan.

    "Jadi alasannya pelaku tidak tahu kalau di dalam (kamar mandi) ada orang, ternyata ada ibu-ibu, teriak-teriak lah korban," ujar Kanit Reskrim Polsek Tebet Iptu Agus Herwahyu saat dihubungi, Jumat, 18 Juni 2021. 

    Agus menjelaskan, kejadian itu bermula saat pelaku menawarkan produk sabun dari rumah ke rumah. Sesampainya di rumah korban, pelaku menawarkan produknya kepada anak korban. 

    "Tapi setelah ditolak, ternyata pelaku malah ke kamar mandi, yang ada di luar," ujar Agus. 

    ADVERTISEMENT

    Kondisi kamar mandi itu tidak memiliki pintu dan hanya tertutup kain. Sehingga saat masuk ke dalam, pelaku langsung melihat korban yang tengah mandi. 

    Menurut pengakuan korban, pelaku sempat memegang kemaluannya hingga membuat dia berteriak. Pelaku pun langsung menjadi bulan-bulanan massa yang datang. 

    Dari hasil pemeriksaan polisi, Sigit terindikasi memiliki gangguan jiwa. Selain itu  keluarga korban juga memutuskan tak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

    Petugas akhirnya melepas pelaku pencabulan itu setelah Sigit membuat surat perjanjian untuk tak mengulang perbuatan serupa. "Menurut kakaknya, pelaku ada gangguan. Kalau dia ngomong juga gak jelas," kata Agus. 

    Baca juga: Polisi Tangkap Guru Agama Pelaku Pencabulan Lima Muridnya di Penjaringan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.