Pangdam Jaya: PPKM Mikro Solusi Terbaik Akhiri Pandemi COVID-19

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, JakartaPangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro memang terasa pahit bagi sektor yang terdampak, namun solusi terbaik untuk mengakhiri pandemi COVID-19. "Pahit memang di beberapa bidang yang terkena ini, tapi sebetulnya jelas, hal yang terbaik yang bisa kita lakukan," kata Mayjen Mulyo Aji di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 18 Juni 2021. 

    Dia berharap masyarakat dan pengusaha bisa saling mendukung program pemerintah agar Indonesia bisa segera terbebas dari pandemi COVID-19.

    Mulyo menuturkan Kodam Jaya bersama Pemerintah DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya mengerahkan segala kekuatan untuk meningkatkan kesadaran seluruh lapisan masyarakat menekan kasus COVID-19. "Operasi yang kami lakukan intinya membantu menyadarkan kembali masyarakat bahwa pentingnya kita sadar bahwa pandemi belum berakhir.'

    Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat untuk ikut serta aktif mengawasi dan menjalankan protokol kesehatan pada setiap tempat demi mengatasi pandemi COVID-19 di Jakarta.

    ADVERTISEMENT

    Keaktifan itu, kata Anies, adalah ikut aktif menegur jika menemukan pelanggaran prosedur kesehatan hingga menumbuhkan kesadaran untuk mencari tempat yang lebih luang. "Kami tidak ingin sikap tidak bertanggung jawab itu dibiarkan, dan saya minta kepada seluruh masyarakat laporkan bila melihat ada pelanggaran, jangan didiamkan!" 

    Anies juga mengingatkan masyarakat agar jangan abai dan menganggap enteng persoalan COVID-19, karena jika sudah terkena virus itu tidak ada yang bisa dinikmati seperti sebelumnya.

    "Makanan saat ini mungkin terasa enak tapi bila Anda terpapar, rasa enak itu hilang sama sekali! Dan Anda nanti akan merasakan penderitaan karena terkena paparan COVID-19." Karena itu, Gubernur DKI Jakarta meminta semua pihak mengambil sikap bertanggung jawab menjalankan protokol kesehatan dengan pengawasan seluruh jajaran Polda Metro Jaya, Satpol PP, dan Kodam Jaya pada masa PPKM Mikro ini.

    Baca: Anies Baswedan: Penindakan Tanpa Kompromi Dimulai Malam Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.