Baru 3 Hari Buka, Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Sudah Penuh Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas menyiapkan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di tower 8 Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas menyiapkan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di tower 8 Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Pademangan, Jakarta, Selasa, 15 Juni 2021. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Humas dan Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Letnan Kolonel Laut M. Arifin menyebut tempat isolasi pasien Covid-19 di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta telah ditutup.

    "Kemarin pagi udah tutup," kata dia saat dihubungi, Senin, 21 Juni 2021.

    Sebelumnya, pemerintah membuka Tower 8 Wisma Atlet Pademangan untuk islolasi pasien Covid-19 sejak Kamis, 17 Juni 2021. Tower 8 mampu menampung sekitar 1.500 orang.

    Tower ini semula hanya khusus menampung pekerja migran Indonesia (PMI) atau repatriasi selama masa karantina. Namun, ada pengalihan fungsi mengingat kapasitas tempat tidur isolasi di Wisma Atlet Kemayoran hampir penuh.

    ADVERTISEMENT

    Walau begitu, menurut Arifin, Wisma Atlet Kemayoran masih dibuka untuk merawat pasien Covid-19. Meski kapasitasnya hanya tersisa 18 persen.

    "Ini masih terima (pasien), tinggal 18 persen," ujar dia.

    Kasus Covid-19 di Jakarta memang tengah melonjak. Penambahan pasien Covid-19 kini mencapai lebih dari empat ribu orang per hari.

    Bahkan, pada 20 Juni, kasus di Ibu Kota bertambah 5.582. Ini adalah rekor tertinggi selama pandemi Covid-19. 

    Sebelumnya, Arifin mengataka bahwa lonjakan kasus Covid-19 yang dirasakan di Wisma Atlet Kemayoran lebih tinggi dari yang terjadi pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021.

    #jagajarak #pakaimasker #cucitangan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.