Anies Baswedan Sebut Saat Ini Kelompok Anak Semakin Rawan Tertular Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda pulang dari kantornya dan melakukan siaran langsung di akun Instagramnya. Foto: Instagram Anies Baswedan.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda pulang dari kantornya dan melakukan siaran langsung di akun Instagramnya. Foto: Instagram Anies Baswedan.

    TEMPO.CO, Jakarta- Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan nampak pola baru pada lonjakan kasus Covid-19 saat ini. Menurut dia, jumlah penderita Covid-19 dari kelompok anak-anak meningkat.

    Anies mencontohkan, saat terjadi peningkatan harian sebanyak 5.582 kasus pada Ahad, 20 Juni 2021 lalu, 16 persen di antaranya merupakan anak-anak.

    Menurut Anies, saat ini warga Jakarta tengah menghadapi situasi pandemi Covid-19 yang berbeda dengan awal tahun lalu. "Besar kemungkinan adalah varian baru yang dengan menular termasuk kepada anak-anak," ujar Anies di Balai Kota pada Selasa, 22 Juni 2021.

    Anies merincikan, sebanyak 665 kasus positif Covid-19 dari penambahan harian Ahad lalu merupakan anak berusia 5-18 tahun. Sementara 224 kasus di antaranya adalah anak berusia 5 tahun. "Jadi 16 persen dari kenaikan kasus adalah anak-anak," ujar Anies.

    ADVERTISEMENT

    Ia pun mengimbau agar masyarakat Jakarta sebisa mungkin tetap berada di rumah. Menurut dia, penanganan pasien Covid-19 yang merupakan anak-anak memerlukan pendampingan dari orang dewasa. "Sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana," tutur dia.

    Seperti diketahui sebelumnya, belakangan terjadi lonjakan kasus Covid-19 harian yang signifikan. Sempat berada di angka empat ribu, kini penambahan kasus positif harian sudah mencapai lima ribu lebih.

    Anies hingga 17 Juni 2021, Jakarta telah memiliki 140 rumah sakit rujukan khusus Covid-19. Dari 140 RS Covid-19 itu, sebanyak 32 rumah sakit di antaranya milik Pemprov DKI Jakarta. Sebanyak 13 rumah sakit di antaranya dikhususkan untuk pasien Covid-19.

    "19 lainnya menampung pasien Covid-19 sampai melebihi 60 persen kapasitas rumah sakitnya," tutur Anies.

    Dengan jumlah RS rujukan Covid-19 yang terus ditambah itu, ada 8.524 tempat tidur isolasi dan 1.186 ruang ICU di Jakarta.

    Meski begitu, Anies Baswedan mengatakan saat ini penambahan kasus Covid-19 tetap terlalu cepat. "Kalau saja minggu lalu tidak ditingkatkan kapasitasnya, sudah tembus 100 persen. Sekarang ada ruang untuk penambahan RS," kata Anies.

    Baca juga: Darurat Covid-19 di Jakarta, PSI: Kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan Diuji

    ADAM PRIREZA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.