Ke TPU Rorotan, Anies Baswedan: Kami Tak Ingin Banyak yang Dimakamkan di Sini

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Mulyo Aji, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Fadil Imran saat mengikuti apel di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Ahad petang, 13 Januari 2021. TEMPO/M YUSUF MANURUNG

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi Taman Pemakaman Umum atau TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara pada Rabu, 23 Juni 2021. Ia mengatakan kesedihan saat mengantarkan sanak saudara untuk dimakamkan di TPU Rorotan merupakan kesedihan yang luar biasa.

    Anies meminta agar masyarakat Jakarta juga berupaya mencegah penularan Covid-19 agar jenazah yang dimakamkan di TPU Rorotan bisa ditekan sesedikit mungkin.

    TPU Rorotan digunakan sebagai lahan pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19. Penggunaan TPU Rorotan ini setelah sebelumnya TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur penuh.

    "Kepada keluarga perhatikan pada anak-anak. Karena temuan kita terlihat persentase anak yang terpapar sekarang jauh lebih tinggi daripada lonjakan yang sebelumnya, sampai 16 persen," kata Anies di TPU Rorotan hari ini.

    ADVERTISEMENT

    Ia menyebut pada Ahad, 20 Juni 2021, dari 5.582 kasus konfirmasi positif Covid-19, sebanyak 16 persen di antaranya adalah pasien anak.

    Anies mengatakan, saat ini TPU Rorotan sudah terisi sekitar 900 petak makam. Padahal, kata dia, TPU Rorotan adalah kawasan baru yang dikhususkan untuk jenazah Covid-19.

    Ia mengatakan sebetulnya Pemprov DKI tak ingin tempat ini terpakai banyak.

    "TPU Rorotan dibangun bersamaan dengan pandemi Covid-19. Sambil jalan, kami kerjakan ini semua. DKI menyiapkan tempat, tapi tidak ingin banyak yang dimakamkan di sini," ujar Anies Baswedan.

    Baca juga: Tempat Pemakaman Umum Rorotan Terisi 660 Petak Sejak Dibuka Akhir Maret 2021


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.