Menantu Rizieq Shihab Divonis 1 Tahun Penjara di Kasus RS Ummi Bogor

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis mengamati layar telefon pintar sidang Rizieq Shihab yang beragendakan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 3 Juni 2021. Pada sidang tersebut JPU menuntut Rizieq Shihab pidana penjara selama enam tahun untuk kasus tes usap RS UMMI, Bogor. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    Jurnalis mengamati layar telefon pintar sidang Rizieq Shihab yang beragendakan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis 3 Juni 2021. Pada sidang tersebut JPU menuntut Rizieq Shihab pidana penjara selama enam tahun untuk kasus tes usap RS UMMI, Bogor. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

    Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis satu tahun penjara kepada menantu Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas.

    "Telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan dengan menyiarkan pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat," kata hakim Khadwanto di PN Jakarta Timur, Kamis, 24 Juni 2021.

    Simpatisan Rizieq Shihab diadang polisi menuju Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis, 24 Juni 2021. TEMPO/ M Yusuf Manurung

    Hukuman itu dikurangi dengan masa tahanan yang telah dijalani Hanif. Hanif Alatas dinyatakan bersalah menyebarkan berita bohong soal hasil tes PCR Rizieq Shihab yang dilakukan di Rumah Sakit Ummi, Bogor, Jawa Barat.

    Hakim menyatakan perbuatan Hanif sesuai dengan Pasal 14 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

    Dalam perkara yang sama, Rizieq Shihab sebelumnya telah dijatuhi vonis 4 tahun penjara. Pasal yang dijeratkan terhadap Rizieq pun serupa seperti Hanif Alatas.

    Baca juga: Sidang Vonis Rizieq Shihab Besok Dijaga 2.801 Personel TNI - Polri

    M YUSUF MANURUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.