DKI Siap Hadapi Segala Kondisi, Anies Baswedan: Bismillah tapi Tak Takabur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didampingi Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji memberikan pengarahan kepada pasukan tiga pilar TNI, Polisi, dan Satpol PP di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021. Apel digelar dalam rangka pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wilayah DKI Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan didampingi Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji memberikan pengarahan kepada pasukan tiga pilar TNI, Polisi, dan Satpol PP di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat, 18 Juni 2021. Apel digelar dalam rangka pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Wilayah DKI Jakarta. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan siap menghadapi segala kondisi  lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi di Ibu Kota.

    "Kami siap menghadapi segala kondisi apa pun, kita bismillah tapi tidak boleh takabur," ujar dia saat berkunjung ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis, 24 Juni 2021.

    Menurut Anies, Pemprov DKI Jakarta mengikuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2020 dengan standar sejumlah ketentuan untuk penanganan Covid-19.

    "Apa pun kita ikhtiarkan tapi ini harus dua-duanya kita menambah jumlah tempat tidur menambah jumlah tenaga medis dan obat tapi kalau jumlah pasien tidak dikendalikan bertambah terus akan repot," ujar mantan Rektor Universitas Paramadina itu.

    ADVERTISEMENT

    Yang dimaksud Anies adalah usaha penanganan Covid-19 perlu didukung kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat menjaga protokol kesehatan serta mengurangi kegiatan yang tidak penting di luar rumah.

    Anies mengklaim situasi dan kondisi pasien Covid-19 di Jakarta saat ini masih bisa ditangani, namun masyarakat harus mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya menekan laju kasus Covid-19.

    Kasus Covid-19 hari ini menembus rekor tertinggi selama masa pandemi yaitu 7.505 orang terkonfirmasi positif.

    Sebelumnya Anies mengatakan Jakarta akan memasuki fase genting. Jika fase itu terjadi, ia mengatakan akan melakukan pembatasan ketat di Ibu Kota.

    Anies Baswedan telah mengeluarkan kebijakan perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM berskala mikro. Dalam keputusan itu diatur pengetatan dalam hal operasional kantor yang diwajibkan 75 persen kerja dari rumah atau WFH.

    Baca juga: DKI Simulasi Angkut Jenazah Covid-19 dengan Truk, Wagub: Tidak Mungkin Pakai Bus


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.