Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Jakarta Hampir Penuh

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis memindahkan pasien Covid-19 ke ruang rawat inap di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu, 23 Juni 2021. Angka kasus Covid-19 yang meningkat ini membuat sejumlah rumah sakit kewalahan dan kehabisan tempat perawatan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis memindahkan pasien Covid-19 ke ruang rawat inap di RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu, 23 Juni 2021. Angka kasus Covid-19 yang meningkat ini membuat sejumlah rumah sakit kewalahan dan kehabisan tempat perawatan. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan kapasitas ruang isolasi maupun ICU di rumah sakit rujukan khusus Covid-19 di Ibu Kota hampir penuh. Sampai dengan 23 Juni, kata dia, total tempat tidur yang tersedia di 140 rumah sakit rujukan di Jakarta sebanyak 9.852 tempat tidur isolasi dan sudah  terisi 90 persen atau 8.874 pasien.

    Selain itu, ada pula 1.218 tempat tidur ICU yang kini telah terisi 86 persen atau oleh 1.048 pasien. “Pemprov DKI Jakarta juga akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menyiapkan fasilitas isolasi mandiri terkendali yang tersebar di sejumlah wilayah, seperti penggunaan Rusun, salah satunya Rusun Nagrak, dan sejumlah GOR,” ujar Dwi dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 24 Juni 2021. 

    Seperti diketahui sebelumnya, pada Kamis kemarin Jakarta mencatat rekor baru penambahan kasus Covid-19 harian dengan 7.505 kasus. Sebarannya adalah Kepulauan Seribu 2 kasus, Jakarta Barat 1.550 kasus, Jakarta Pusat 836 kasus, Jakarta Selatan 1.105 kasus, Jakarta Timur 2.310 kasus, dan Jakarta Utara 954 kasus. 

    Terdapat 748 kasus yang masih menunggu verifikasi.  “Kecamatan dengan jumlah kasus terbanyak, antara lain Ciracas 350 kasus, Cipayung 341 kasus, Kembangan 322 kasus, dan Pulo Gadung 305 kasus,” tutur Dwi. 

    ADVERTISEMENT

    Hingga kemarin tercatat jumlah kasus aktif di Jakarta sebanyak 40.900 kasus, di mana para penderita masih menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri. Lonjakan juga terjadi pada julah pemakaman dengan protokol Covid-19 di Jakarta. Pada 22 Juni terdapat 150 pemakaman dan 23 Juni sebanyak 180 pemakaman. 

    ADAM PRIREZA

    Baca: Kasus Covid-19 DKI Melonjak, Tempat Isolasi Terisi 90 Persen dan ICU 86 Persen


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.