7 Fakta Sidang Rizieq Shihab Atas Perkara Berita Bohong Tes Swab RS Ummi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunujukkan Rizieq Shihab sedang membacakan nota pembelaan atas perkara kerumunan, Kamis, 20 Mei 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    Layar televisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menunujukkan Rizieq Shihab sedang membacakan nota pembelaan atas perkara kerumunan, Kamis, 20 Mei 2021. TEMPO/M Yusuf Manurung

    3. Hal yang memberatkan dan meringankan

    Dalam pertimbangannya, hakim menyebut hal-hal yang memberatkan ialah karena terdakwa meresahkan masyarakat. Sementara itu yang meringankan adalah terdakwa memiliki keluarga dan pengetahuan agamanya masih dibutuhkan masyarakat.

    4. Opsi hakim untuk Rizieq

    Hakim memberikan sejumlah opsi kepada Rizieq Shihab setelah menjatuhkan vonis empat tahun penjara. Salah satu opsinya adalah meminta pengampunan kepada presiden.

    "Ketiga, hak mengajukan permohonan pengampunan kepada presiden dalam hal saudara menerima putusan yang disebut grasi," kata hakim Khadwanto.

    Opsi lainnya, kata hakim, seperti tercantum dalam Pasal 196 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), adalah menerima putusan maupun mengajukan banding. Berikutnya, adalah pikir-pikir selama 7 hari.

    5. Rizieq ajukan banding

    Rizieq Shihab mengatakan ada beberapa hal yang tak bisa diterima dalam sidang putusan. Salah satunya soal saksi ahli forensik yang tak pernah hadir. "Saya menolak putusan majelis hakim dan menyatakan banding," kata dia. Begitu pula dengan tim kuasa hukumnya.

    6. Keributan di luar ruang sidang

    Di luar ruang sidang, polisi menangkap pendukung Rizieq yang membawa senjata tajam. Petugas kepolisian dari Polres Jakarta Timur melakukan razia terhadap massa yang hendak mengikuti sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

    Wakil Kapolres Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani yang memimpin pengamanan sidang Rizieq memerintahkan anak buahnya untuk memeriksa massa yang berkerumun di pengadilan. Beberapa orang pendukung eks pimpinan FPI itu sempat menolak ketika hendak ditangkap.

    Selanjutnya pria membawa pisau, ketapel hingga lempengan besi 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.