Top 3 Metro: Motor Tercebur Selokan, Pendukung Rizieq Shihab Sakit Hati

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa simpatisan Rizieq Shihab saat terlibat bentrok karena dihadang oleh pihak kepolisian ketika menuju lokasi sidang putusan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta, Kamis, 24 Juni 2021. Para simpatisan tersebut hendak menuju PN Jakarta Timur untuk mengawal jalannya sidang vonis Rizieq Shihab terkait kasus tes swab di RS Ummi, Bogor. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Massa simpatisan Rizieq Shihab saat terlibat bentrok karena dihadang oleh pihak kepolisian ketika menuju lokasi sidang putusan di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta, Kamis, 24 Juni 2021. Para simpatisan tersebut hendak menuju PN Jakarta Timur untuk mengawal jalannya sidang vonis Rizieq Shihab terkait kasus tes swab di RS Ummi, Bogor. TEMPO/Muhammad Hidayat

    2. Dari Tangsel ke PN Jaktim, Pendukung Rizieq Shihab: Jaksa Bikin Sakit Hati

    Pendukung Rizieq Shihab asal Tangerang Selatan, Didit, menyatakan alasannya mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena merasa sakit hati. Dia tak rela Jaksa meremehkan gelar imam besar Rizieq.
        
    "Sungguh sangat menyakitkan hati saya, jaksa amat ceroboh dengan mengatakan gelar Imam Besar hanya isapan jempol," kata Didit kepada Tempo, Kamis, 24 Juni 2021.

    Didit mengaku tak diundang oleh siapa pun untuk datang ke Pengadilan. Menurut dia, umat Islam datang murni untuk menjawab tantangan jaksa.

    Bersama Didit, Wawan Ade Irawan juga ingin mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Menurut Wawan, dia datang untuk menunjukkan cintanya pada Rizieq Shihab.

    "Sekalian kita tunjukin ke jaksa. Kalau memang cuma isapan jempol, gak mungkin orang dari berbagai daerah datang ke mari," kata warga Jakarta Barat itu. 

    Namun, baik Didit maupun Wawan dan ratusan pendukung Rizieq Shihab lain tak bisa menjangkau Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Polisi memblokade akses Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur serta jalan akses menuju pengadilan.

    Dalam kasus berita bohong swab RS Ummi Bogor ini, hakim menjatuhkan vonis 4 tahun penjara kepada Rizieq Shihab. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menyatakan bahwa Rizieq Shihab telah terbukti secara sah menyiarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran.

    Vonis Rizieq Shihab ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa, yaitu enam tahun penjara. Sementara Muhammad Hanif Alatas, menanti Rizieq divonis satu tahun penjara.

    Selanjutnya pengacara Rizieq ditangkap 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...