Kapolda Metro Jaya Instruksikan Patroli Prokes Sampai Perkampungan, Sasarannya?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menunjukkan barang bukti saat rilis kasus penindakan pungutan liar dan premanisme di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 17 Juni 2021. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penindakan pungutan liar dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang melibatkan empat kelompok dengan total 24 tersangka hingga merugikan ratusan sopir truk kontainer dengan total kerugian mencapai Rp 177.349.500. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Muhammad Fadil Imran menunjukkan barang bukti saat rilis kasus penindakan pungutan liar dan premanisme di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 17 Juni 2021. Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penindakan pungutan liar dan premanisme di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang melibatkan empat kelompok dengan total 24 tersangka hingga merugikan ratusan sopir truk kontainer dengan total kerugian mencapai Rp 177.349.500. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Jakarta - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran memerintahkan jajarannya untuk menggelar patroli penerapan protokol kesehatan hingga ke perkampungan.

    Hal tersebut untuk menekan angka penularan Covid-19 yang saat ini makin gawat.  

    "Ini untuk memperkuat PPKM Mikro di basis komunitas dengan cara patroli keluar-masuk kampung," ujar Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Juni 2021.  

    Fadil menjelaskan, anggotanya akan menyasar kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat. 

    Selain itu, anggotanya juga akan memberikan edukasi tentang pentingnya memakai masker.  

    Dalam patroli ke dalam perkampungan ini, Fadil mengerahkan 100 mobil patroli dari Satuan Lalu Lintas, 30 personel Samapta, PAM Obvit, serta Brimob. Mereka akan ditempatkan ke wilayah yang masyarakatnya dianggap perlu peningkatan kedisiplinan.  

    "Itu tugas teman-teman, patroli, membagikan masker, kalau ada pelanggaran sekaligus melakukan penindakan kepada mereka yang tak taat, ini kami lakukan siang hari," ujar Fadil Imran.  

    Seperti diketahui, penularan Covid-19 di Jakarta mengganas dalam sepekan terakhir. Pada Kamis kemarin, angkanya mencapai rekor tertinggi di DKI Jakarta, yakni 7.505 kasus.  

    Pertambahan kasus positif itu merupakan hasil dari pemeriksaan swab test PCR pada sehari sebelumnya.

    Sebelum adanya instruksi Kapolda Metro Jaya, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jakarta pada laman corona.Jakarta.go.id, total kasus konfirmasi positif meningkat dari 486.957 kasus menjadi 494.462 kasus.

    Baca juga : Rektor IPB University Positif Covid-19 yang Kedua Kalinya, Ini Pesan-pesannya
    #Jagajarak, #Pakaimasker, #Cucitangan 

     M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.