Penggerebekan Tipsy Bar di PIK, Satpol PP: Lampu Dipadamkan, Ternyata Ramai

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi restoran disegel, Kamis 1 Agustus 2019. Tempo/Ayucipta

    Ilustrasi restoran disegel, Kamis 1 Agustus 2019. Tempo/Ayucipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Satpol PP didukung TNI-Polri melakukan penggerebekan di Tipsy Bar and Lounge di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Sabtu petang, 26 Juni 2021. Tempat hiburan malam itu melanggar PPKM Mikro, karena tetap beroperasi dengan modus mengunci pintu dari dalam untuk mengelabui petugas.

    "Lampunya memang dipadamkan, tidak ada yang parkir kendaraan, seolah-olah sepi, tidak ada penghuni," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP DKI Jakarta Arifin melalui akun Instagram @satpolpp.dki.

    Arifin mengatakan petugas harus menunggu setengah jam untuk masuk ke Tipsy Bar karena dikunci. Setelah masuk, tempat tersebut ternyata ramai pengunjung.

    "Masih beraktivitas di luar jam operasional yang sudah ditetapkan," ujar Arifin melalui video Instagram itu.

    Arifin mengatakan tempat ini sebelumnya juga pernah ditindak karena melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Untuk kasus terbaru, Arifin berujar bahwa pihaknya menjatuhkan hukuman penutupan dan denda.

    Dalam penggerebekan tempat hiburan di PIK itu, seluruh pengunjung dan karyawan Tipsy Bar lantas diminta menjalani tes antigen. Selain itu, Polda Metro Jaya juga melakukan tes urine kepada mereka.

    Baca juga: Penggerebekan Pesta Sabu di Puncak, 27 Warga Kampung Bahari Ditangkap


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.