Top 3 Metro: Pasien Covid-19 Wafat Tak Dapat ICU, Anies Baswedan Temani Jokowi

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tenaga kesehatan membawa pasien Covid-19 ke dalam ruang IGD RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat, 25 Juni 2021. Pemprov DKI menambah kapasitas rumah sakit Covid-19 yang semula sebanyak 103 menjadi 140 rumah sakit. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Tenaga kesehatan membawa pasien Covid-19 ke dalam ruang IGD RSUD Pasar Minggu, Jakarta, Jumat, 25 Juni 2021. Pemprov DKI menambah kapasitas rumah sakit Covid-19 yang semula sebanyak 103 menjadi 140 rumah sakit. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler metropolitan pada Minggu pagi ini dimulai dari kasus pasien Covid-19 di Depok yang akhirnya meninggal karena sulit mencari ICU yang memiliki ventilator. Relawan Lapor Covid-19 telah mengontak 95 SPDGT namun tak memperoleh hasil karena .  
    rumah sakit penuh. 

    Berita lain yang menarik perhatian pembaca adalah PA 212 meminta identitas 2 polisi penembak laskar FPI pengawal Rizieq Shihab dibuka. Aktivitas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemani Presiden Jokowi meninjau vaksinasi Covid-19 di GBK juga banyak dibaca. 

    Berikut ringkasan berita terpopuler metropolitan pada Minggu pagi, 27 Juni 2021:   

    1. Pasien Covid-19 di Depok Meninggal karena Sulit Cari ICU dengan Ventilator

    Seorang pasien Covid-19 meninggal saat berada di rumah sakit di Depok karena tak mendapatkan fasilitas ICU dengan ventilator.

    ADVERTISEMENT

    Relawan LaporCovid-19 Windy mengungkapkan, pasien laki-laki berusia 59 tahun itu melapor ke mereka untuk mendapatkan bantuan rumah sakit. Pada Sabtu malam hingga Ahad dini hari, 19-20 Juni 2021, pihaknya mengontak 95 sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT) di wilayah Jabodetabek.

    Sebanyak 36 rumah sakit di antaranya, termasuk RS Mitra Keluarga Depok, RS Sulianti Saroso, RSUD Pasar Minggu, dan RS Persahabatan, mengatakan bahwa ruang ICU mereka penuh. Sementara 8 rumah sakit lainnya mengatakan tak memiliki ruang icu, serta 51 rumah sakit tak merespon.

    "Hingga akhirnya pagi sekitar pukul 05.00, pasien meninggal karena tidak mendapatkan layanan kesehatan yang memadai," ucap Windy.

    LaporCovid-19 mencatat selama sepekan terakhir banyak rumah sakit yang menolak pasien Covid-19 karena tidak tersedianya tempat tidur baik di ruang ICU maupun Instalasi Gawat Darurat (IGD).

    Windy mengatakan tak jarang pasien yang tidak mendapat kasur di IGD meninggal lantaran harus bertahan di rumah dengan alat seadanya dari puskesmas.

    Selama seminggu terakhir, 14-25 Juni 2021, LaporCovid-19 menerima setidaknya 43 laporan warga Depok untuk permintaan rumah sakit. "Hasilnya, hampir seluruh rumah sakit yang kami hubungi menunjukkan bahwa ruang ICU (Intensive Care Unit), isolasi, dan IGD sudah terisi penuh. Bahkan tiga pasien meninggal karena tidak mendapatkan ruang ICU," kata Windy dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 26 Juni 2021. 

    Selanjutnya PA 212 minta identitas tersangka penembakan Laskar FPI 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.