Investor Asing Ogah Lanjutkan Kerja Sama ITF Sunter, Jakpro Ungkit Pesan Luhut

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penandatangan perjanjian kerjasama pembangunan ITF Sunter antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo dan Fortum Finlandia di Balai Kota, Jakarta, 16 Desember 2016. ITF Sunter akan menjadi sistem pengolahan sampah dalam kota pertama yang dibangun di Jakarta. Tempo/Reza Syahputra

    Penandatangan perjanjian kerjasama pembangunan ITF Sunter antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT Jakarta Propertindo dan Fortum Finlandia di Balai Kota, Jakarta, 16 Desember 2016. ITF Sunter akan menjadi sistem pengolahan sampah dalam kota pertama yang dibangun di Jakarta. Tempo/Reza Syahputra

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Proyek Intermediate Treatment Facility atau ITF Sunter PT Jakpro Aditya Bakti Laksana mengatakan proyek itu akan tetap berjalan sesuai pesan Menteri Luhut. Aditya menyebut  proyek pengolahan sampah ITF masuk dalam prioritas nasional dan daerah.

    Menurut dia, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sudah berpesan agar proyek tersebut diimplementasikan. "Pesan Pak Luhut ini harus berjalan," kata dia saat konferensi pers daring di Jakarta, Senin, 28 Juni 2021.

    Pembangunan konstruksi ITF Sunter di Jakarta Utara mandek akibat investor asing PT Fortum Finlandia selaku mitra kerja PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memutuskan mundur.

    Desain maket pembangunan ITF Sunter. (Diskominfotik Pemprov DKI Jakarta)

    Fortum melakukan evaluasi investasi akibat pandemi Covid-19. Investasi di Indonesia dianggap belum menjadi prioritas.

    Sebelumnya, Jakpro dan Fortum mendirikan perusahaan patungan bernama PT Jakarta Solusi Lestari (JSL) untuk menggarap proyek ITF Sunter. Nilai investasi yang dibutuhkan mencapai 340 juta dolar atau sekitar Rp 5,2 triliun, bergantung kurs nilai rupiah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.