Top 3 Metro: Organisasi Sipil Bela BEM UI, ITF Sunter Ditinggal Investor Asing

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbincang dengan warga  saat meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta, 25 Juni 2021. Dalam peninjauan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. BPMI Setpres/Muchlis Jr.

    Presiden Jokowi berbincang dengan warga saat meninjau pelaksanaan PPKM Mikro di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta, 25 Juni 2021. Dalam peninjauan tersebut, Presiden tampak didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. BPMI Setpres/Muchlis Jr.

    TEMPO.CO, Jakarta -Berita terpopuler dalam Top 3 Metro diawali dengan aneka organisasi sipil dan kampus ramai-ramai membela BEM UI dalam heboh unggahan di media sosial mereka Jokowi The King of Lip Service.

    Disusul kemudian kabar investor asing yang akhirnya hengkang dari proyek ITF Sunter, Jakarta Utara. Selengkapnya :

    1. Aneka Organisasi Sipil dan Kampus Bela BEM UI dalam Jokowi The King of Lip Service

    Sejumlah organisasi masyarakat sipil dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berbagai kampus menyatakan dukungan untuk BEM UI  atau Universitas Indonesia.

    Tindakan rektorat yang memanggil pengurus BEM UI setelah mengkritik Presiden Joko Widodo alias Jokowi dinilai memberangus kebebasan berpendapat.

    "Mendesak Birokrat Universitas Indonesia untuk menjamin kebebasan berpendapat yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia yang telah dijamin oleh konstitusi," bunyi kutipan keterangan tertulis koalisi itu, Senin, 28 Juni 2021.

    Tempo telah mengkonfirmasi rilis itu kepada Juru Kampanye Greenpeace Indonesia, Asep Komarudin. Dia membenarkan rilis yang mencantumkan nama 44 organisasi sebagai pemberi dukungan untuk BEM UI.

    Organisasi itu meliputi Aliansi BEM Seluruh Indonesia, Bangsa Mahasiswa, Fraksi Rakyat Indonesia, Greenpeace Indonesia, BEM STHI Jentera, Bersihkan Indonesia, Enter Nusantara, BEM KM Universitas Yarsi, KIKA, Aliansi BEM se-UNNES, PUSaKO FH UNAND, BEM Hukum UNHAS dan BEM UNSIL, dan Aliansi Rakyat Bergerak.

    Selanjutnya, BEM KEMA FKB Telkom, BEM FISIP UNMUL, Aksi Kamisan KALTIM, BEM FH UPNVJ, BEM ESA UNGGUL, LBH pos Malang, SAKSI FH Unmul, BEM PM Universitas Udayana, Serikat Mahasiswa Progresif Universitas Indonesia, BEM FISIP UI, YLBHI, dan Aliansi BEM se-Undip.

    Terakhir, AJI Jakarta, Aliansi BEM Univ. Brawijaya, BEM FH UNAND, PPMI Nasional, JATAM Kaltim, Indonesian Center for Environmental Law, JATAMNAS, CALS, Aliansi Tolak Omnibus Law, BEM FH UI, BEM FKM UI, BEM FIB UI, BEM FPsi UI, BEM Fasilkom UI, BEM FIK UI, BEM Vokasi UI, BEM FKG UI dan BK MWA UI UM.

    Selanjutnya: Melihat peristiwa yang menimpa pengurus BEM UI..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.